Sunday, October 27, 2019

Siliwangi Bolu Kukus, Inovasi Rasa Kearifan Lokal Bumi Pasundan

Hari Jumat tanggal 25 Oktober 2019, ada keriuhan yang terjadi di Stasiun Bogor. Pengunjung sangat padat di dalam toko Siliwangi Bolu Kukus, dan mengular hingga ke area pejalan kaki di depannya.

Ya, hari itu adalah saatnya launching day untuk Siliwangi Bolu Kukus, satu lagi merek baru yang akan meramaikan jagat kuliner Bogor Raya. Bolu Kukus? Di Bogor? Lah, bukannya sudah banyak pemain kuliner bidang ini di Kota Hujan? Eh, jangan salah. Banyak yang meramaikan, itu berarti ada  banyak sekali konsumen yang menyukai bolu kukus. Hanya diperlukan inovasi dan kreativitas, maka akan ada banyak sekali berkesempatan untuk sukses meraup porsi konsumen.

Sunday, July 28, 2019

Mengolah Sampah Organik 5 - Kembalikan ke Tanah

Mengolah Sampah Organik 5 - Kembalikan Ke Tanah -- Pernah berkendara dan berada di belakang truk angkutan sampah? Meski jendela mobil kita ditutup rapat dan mulut dimonyongkan hingga bibir atas hampir menutupi lubang hidung, tetap saja ya bau si sampah menelusup, memuakkan.

Pernah lewat Tempat Pembuangan Akhir sampah di kotamu? Kalau di Bogor, tempatnya adalah di Galuga, ke arah Leuwiliang. Aku sering bolak-balik ke Leuwiliang karena mertua tinggal di sana. Tahukan kamu, bahwa bau sampah tercium hingga radius beberapa kilometer jaraknya dari TPA itu sendiri?

Mengolah Sampah Organik 4 - 3M

Mengolah Sampah Organik 4 - 3M -- 3M adalah singkatan untuk Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal kecil dan Mulai dari sekarang.

Pelatihan online Mengolah Sampah Organik yang diadakan oleh Prodi Bioteknologi Universitas Muhammadiyah Bandung dan @sampahorganikku membangkitkan kembali rasa peduliku akan lingkungan, khususnya tentang pengolahan sampah organik.

Menurut Mbak Noviani dari Prodi Bioteknologi, pelatihan online ini muncul dengan latar belakang:
  • Tanggung jawab Prodi Bioteknologi terkait penerapan ilmu secara nyata dan bagian dari syiar atau dakwah. 
  • Kenyataan bahwa sampah adalah tanggung jawab kita sendiri. Kita harus menghadapi dan menyelesaikannya saat ini. Jikapun kita tidak bisa menghilangkan sampah sepenuhnya, setidaknya kita harus berusaha untuk menguranginya. Sampah bukan amal jariyah yang keberadaannya harus ditumpuk dan mengalirkan pahala saat kita meninggal.
  • Untuk mengatasi masalah sampah, kita tidak dapat melakukannya sendiri. Diperlukan adanya komunitas untuk tempat berbagi dan saling memotivasi sehingga gerakan ini konsisten dan berdampak lebih luas lagi.
Aku benar-benar setuju dengan tiga hal yang disebutkan di atas.

Friday, July 26, 2019

Insto Dry Eyes Solusi Mata Kering

Insto Dry Eyes Solusi Mata Kering

"Bun! Awas!"

Aku terkejut. Tanganku seketika turun dari mata, kembali ke stang motor. Jantungku berdebar kencang. Angkot biru di depan berhenti tiba-tiba dan motor yang aku dan anakku naiki berdecit, berhenti setengah meter di belakangnya.

"Bunda, ih! Hati-hati dong nyetirnya! Kalau nabrak gimana!" seru anakku di jok belakang.

Aku masih berusaha keras mengatur debaran jantung. Kedua tanganku erat mencengkeram stang. Kedua kaki menapak aspal panas di tengah hari bolong.

Bagaimana jika kami berdua tergeletak di atas aspal itu ...

Wednesday, July 24, 2019

Mengolah Sampah Organik 3 - Kucing-kucing Nakal

Mengolah Sampah Organik 3 - Kucing-kucing Nakal -- Kresek ... kresek! Aku yang sedang duduk di ruang tamu bermain bersama Defai, langsung waspada. Suara itu datangnya dari arah luar pagar.

Aku dan Defai mengendap-endap, lalu pelan-pelan membuka pintu depan, menjulurkan leher.

Benar saja. Kucing-kucing itu memanjat batang pohon bintaro tempat aku menggantung kantong-kantong sampah itu. Ah, sial. Aroma tulang-tulang ayam goreng itu pasti yang mengundang binatang-binatang berkaki empat itu. Dua kucing sudah bertengger di atas dahan. Ada bayangan bergerak di balik partisi pagar. Hmm ... satu lagi kucing sedang menunggu giliran di bawah pohon.

"Huss!" teriakku tiba-tiba.

"Huss ...," ujar Defai ikut-ikutan.

Mengolah Sampah Organik 2 - Ingin Punya Tanah? Bikin!

Mengolah Sampah Organik 2 - Ingin Punya Tanah? Bikin! -- Kalau di artikel sebelum ini, aku curhat tentang betapa kotornya halamanku, nah, sebenarnya ada satu lagi masalah yang dialami sedikit tanah kosong di depan rumahku ini.

Baca: Mengolah Sampah Organik1 - Awalnya dari Halaman

Jadi sekitar lima tahun yang lalu, kami melakukan renovasi rumah. Separuh hook berumput hijau dikorbankan. Satu pohon pepaya yang selalu berbuah lebat, dan satu pohon alpukat yang masih kecil di sudut belakang hook juga dikorbankan. Deretan pohon cabai merah di tanah dekat tembok rumah yang buahnya besar-besar, yang tumbuh begitu saja karena biji-bijinya sembarang kulempar, juga dikorbankan. Satu pohon mangga besar di tengah halaman samping yang kalau berbuah, buahnya besar-besar dan manis, ikut dikorbankan.

Separuh halaman samping itu dijadikan bangunan.

Tuesday, July 16, 2019

Mengolah Sampah Organik 1 - Awalnya dari Halaman

Mengolah Sampah Organik 1 - Awalnya dari Halaman -- Punya pohon-pohon buah besar di halaman rumah punya keuntungan dan kerugiannya. Keuntungannya tentu saja, halaman jadi adem. Lho, ngga kebagian buahnya? Sayangnya, pohon jambu cincalo-ku ngga mau berbuah. Maunya berdaun aja. Paling banter, berbunga deh. Lalu bunganya muruluk ke tanah. Hiks ....

Kalau pohon belimbingku, banyak sih buahnya, tetapi ngga ada yang mulus huhuhu ... semua berpenghuni. Berjatuhan sebelum matang sempurna, berkerut-kerut dan bertitik-titik kecokelatan, tanda sang ulat sudah mengklaim buah itu sebagai tempat tinggalnya.

Ada satu lagi pohon besar, yang ini tumbuhnya di luar pagar. Namanya pohon bintaro. Pohon ini ditanam oleh pengembang sebagai pohon penghijauan di sepanjang sisi jalan perumahan. Tetapi faktanya, banyak pemilik rumah yang menebang pohon ini. Katanya eh katanya, buah pohon ini beracun, jadinya ngga bisa dikonsumsi, dong. Parahnya lagi, kalau menimpa atap mobil, bisa bikin penyok! Kalau menimpa kacanya, bisa bikin pecah! Wah, gawat juga ya. Padahal pohon di depan rumah sudah cukup tinggi dan buahnya banyak. Memang sih, kalau pas lagi jatuh tuh ya, gedebuk! gitu bunyinya. Buahnya besar dan berat. Kalau jatuh dari ketinggian, lumayan juga. Pantas ya, kalau pas lagi ada keramaian di sekitar rumah pun, ngga ada yang mau naruh mobil di depan rumahku. Padahal, kan teduh. Ngeri rupanya, takut mobilnya kejatuhan si buah bintaro ini.

Sunday, July 14, 2019

Temulawak, Hadiah Alam untuk Kecantikan

Temulawak, Hadiah Alam untuk Kecantikan -- Alam memberi kita semuanya. Dari dalam tanah, beragam bahan tambang dikeluarkan dan diolah oleh teknologi hingga hidup manusia penuh kemudahan dan kenyamanan. Dari dalam tanah pula, tumbuh beragam tanaman yang menjadi konsumsi manusia.

Alam menyediakan semua kebutuhan sandang, pangan dan papan. Sejak lama, nenek moyang kita telah lama memanfaatkan hadiah dari alam, termasuk khasiat tumbuhan untuk kesehatan dan kecantikan. Salah satu bahan alami ini adalah temulawak.

Tumbuhan dengan nama latin Curcuma xanthorrhiza ini, berkerabat erat dengan kunyit. Jelas saja, mereka hanya berbeda di nama spesiesnya saja. Rupa keduanya mirip, hanya saja jika dibandingkan, rimpang temulawak secara umum lebih besar daripada kunyit.

Friday, July 12, 2019

Microgreens, Sayuran Imut Bernutrisi Tinggi

Microgreens, Sayuran Imut Bernutrisi Tinggi -- Kerimbunan hijau di wadah anyaman bambu di depan kami ini sangat lucu. Seperti hutan mini yang dengan pepohonan yang sangat rapat. Imajinasiku berkelana jauh. Dalam khayalanku, ada beragam makhluk ajaib hidup di sana. Seorang pangeran tersesat di dalamnya, dalam upaya mencari obat mujarab untuk sang putri yang terbaring sakit di istana.

Sebenarnya, sang pangeran tidak perlu mencari lebih jauh. Ya, karena hutan hijau di atas kepalanya adalah microgreens, sayuran imut bernutrisi tinggi.

Apa sih microgreens itu?

Thursday, June 27, 2019

Morinaga Chil Kid Soya, #BekalPrestasi untuk Jadi Juara di Hati Bunda

Morinaga Chil Kid Soya, #BekalPrestasi untuk Jadi Juara di Hati Bunda -- Dini, sepupuku tampak gelisah. Dia berkali-kali mengusap pipi dan mengintip perut Sita, anaknya yang baru berusia 2 tahun yang tertidur di pangkuannya. Aku yang duduk di sebelahnya, jadi penasaran. Saat berikutnya Dini mengangkat baju anaknya, aku mendengar dia menghela napas khawatir.

"Kenapa, Din?" tanyaku sedikit kepo. Aku sebenarnya baru bertemu dengannya. Kami adalah keluarga jauh yang benar-benar jauh hihi ... jauh secara hubungan darah dan domisili. Kami bertemu saat silaturahim Idul Fitri, awal bulan Juni kemarin.

"Ini Mbak Astrid, pipi dan perut anakku merah-merah," ujar Dini. Anak itu menggeliat, tetapi aku masih dapat melihat sekilas bercak-bercak merah saat sepupuku itu mengangkat baju anaknya.

"Aduduh ...," seruku pelan. "Kenapa itu?"

Friday, May 24, 2019

Agar-agar Puding Skippy, Manis Gurih untuk Berbuka Puasa

Agar-agar Puding Skippy, Manis Gurih untuk Berbuka Puasa --- Agar-agar cokelat adalah makanan manis yang menyenangkan untuk dibuat, karena mudah dan sederhana pengerjaannya. Agar-agar cokelat juga memenuhi banyak selera, terutama selera anak-anakku.

Tersedianya beragam tepung instan untuk agar-agar, menjadikan pembuatannya dapat dilakukan dengan cepat. Ikuti saja petunjuk pembuatannya di bagian belakang kemasan, dan dalam waktu yang cukup singkat, agar-agar cokelat segera cepat tersaji.

Tuesday, May 7, 2019

Air Mancur, Tempat Buka Puasa Favorit di Bogor

Air Mancur, Tempat Buka Puasa Favorit di Bogor -- Jika teman-teman sedang jalan-jalan atau berada di Bogor di bulan puasa, coba deh untuk berbuka puasa di Air Mancur. Berlokasi strategis di tengah kota, hanya 12 menit berkendara dari Istana Bogor, Air Mancur adalah tempat nongkrong anak muda yang melegenda di Kota Hujan.


Monday, May 6, 2019

Jadi Tuan Rumah Buka Puasa Bersama? Kenapa Tidak!

Jadi Tuan Rumah Buka Puasa Bersama? Kenapa Tidak! -- Sudah bukan hal aneh bahwa di bulan Ramadhan, ada yang namanya acara buka puasa bersama, alias BukBer. Buat kamu yang super supel, pasti banyak temannya dan pasti bakal banyak pula undangan BukBer di mana-mana.

Wednesday, April 3, 2019

Menebar Inspirasi bersama Sophie Paris

Menebar Inspirasi bersama Sophie Paris -- Panggung itu begitu riuh dengan para perempuan yang semuanya berwajah ceria. Tentu saja semua bergembira, karena mereka adalah perempuan-perempuan tangguh yang sedang, dan telah berhasil mengubah hidup bersama Sophie Paris.

Serunya acara Launching Katalog April 2019 Sophie Paris 
Siapa tidak kenal Sophie Paris? Aku pribadi, mengenalnya melalui nama Sophie Martin, lebih dari 20 tahun yang lalu. Katalog Sophie Paris tuh selalu menggoda mata. Produk-produknya cantik dan menarik.

Katalog Sophie Paris edisi April 2019
Kini, sejalan dengan perkembangan zaman yang serba digital, Sophie Paris berubah platform dari penjualan langsung menjadi penjualan berbasis digital atau Platform Social Shopping terdepan.

Apa maksudnya ini?

Ini berarti, tumbuh berkembang bersama Sophie Paris menjadi lebih mudah lagi. Hampir semua orang di semua tempat telah terkoneksi dengan gadget. Melalui fitur gabung secara online yang sangat mudah di www.sophieparis.com, kita dapat segera mulai menghasilkan uang bersama Sophie Paris. Cukup dengan smartphone dan sambungan internet, keuntungan berbisnis Sophie Paris langsung dapat dinikmati saat pertama kali bergabung.

Sophie Paris juga meningkatkan kekuatan digital komunitasnya, yang tidak dipungkiri tidak lepas dari hubungan sosial dan rekomendasi antar anggota komunitas. Sophie Paris memberikan contoh praktik terbaik untuk member-membernya, untuk memberdayakan dan memberi semangat agar dapat bersama-sama meraih kesuksesan.

Aku melihat sendiri, saat acara launcing Katalog Sophie Paris bertema Sosok Wanita Inspiratif edisi April 2019, pada tanggal 30 Maret 2019 di ITC Cibinong. Komunitas Sophie Paris yang memenuhi kursi begitu kompak dan penuh antusias.

Mengapa bisa demikian?

Tentu karena mereka adalah komunitas yang kuat, yang telah merasakan manfaat langsung dari bergabung dan bertumbuh kembang bersama Sophie Paris.

Perempuan-perempuan Sophie Paris yang berprestasi 
Apa saja manfaat yang dapat diperoleh member Sophie?
  1. Mendapatkan uang sebanyak-banyaknya. Yups, tentunya dengan giat menjalankan bisnis Sophie Martin ya. Semakin banyak transaksi terjadi, semakin banyak pula keuntungan yang kita dapat. 
  2. Memiliki bisnis sendiri dari rumah. Ini pas banget ya untuk ibu-ibu rumah tangga yang ingin tetap aktif berkegiatan yang menghasilkan. Rumah dan anak tetap terkendali, penampilan dan keuangan ibu juga terjamin hihihi ...
  3. Jalan-jalan keliling dunia. Siapa yang punya mimpi keliling dunia? Nah, lewat Sophie Paris, mimpi ini dapat terwujud lho. Reward and Achievement Celebration pada bulan Maret 2019 untuk para Leader berprestasi, dilangsungkan di Bali. Bahkan, rencananya nih, Reward and Achievement Celebration berikutnya akan diadakan di Malaysia, Singapore dan Paris! Wow sekali ya!
Produk-produk terbaru di katalog April 
Siapa yang tidak akan jatuh cinta pada produk Sophie Paris?

Aku dan tas cantik edisi terbaru koleksi Sophie Paris.
Duh, cantik-cantik kan, Tas Sophie Paris? Belum lagi koleksi make up, sepatu dan aksesorisnya. Tersedia untuk perempuan dan laki-laki juga, lho. Pas banget untuk hadiah pasangan tersayang :)

Tidak heran kalau semua perempuan yang berdiri di panggung saat launching Katalog Sophie Paris edisi April 2019 itu semua begitu percaya diri, ya?

Namun harus kita ingat bahwa, yang membuat para perempuan itu berdiri di atas panggung dengan penuh percaya diri, yang mewujudkan mimpi-mimpi mereka, sejatinya adalah diri mereka sendiri. Sophie Paris hanya membantu mewujudkannya, dengan memberi inspirasi dan menjelmakan mereka menjadi perempuan yang menyebarkan inspirasi positif kepada sekitar.





Perempuan-perempuan inspiratif Sophie Paris
Kalian penasaran dengan Sophie Paris? Silakan cek media sosial mereka ya:

Website: www.sophieparis.com
IG: @sophie.paris.id




Tuesday, January 1, 2019

Main ke Taman Air Gunung Cihandeuleum dan Handeuleum Waterpark


Bolak-balik Bogor-Leuwiliang membuatku aware tentang beberapa tempat wisata alam yang ditunjukkan oleh plang penunjuk jalan di sebelah kiri jalan. Ada Situ Udik, Kampung Wisata Cinangneng dan yang paling ngeheits belakangan ini: Pabangbon.

Tetapi yang akan aku bahas di tulisanku kali ini adalah tempat Wisata Air Gunung Cihandeuleum. Kebetulan, hari Minggu tanggal 30 Desember 2018, ada undangan untuk menghadiri acara arisan keluarga pihak suami di sana.

Menurut Gmaps, lama perjalanan dari Kedunghalang Bogor Utara ke lokasi adalah sekitar 1 jam 15 menit. Ternyata, macet yang menghiasi sepanjang jalan dari Bogor membuat waktu yang diperlukan untuk sampai ke Jl. Raya Cibungbulang bertambah hingga 1 jam. Macet diperparah oleh pasar kaget di depan kampus IPB Dramaga.