Showing posts with label UMKM. Show all posts
Showing posts with label UMKM. Show all posts

Friday, November 8, 2024

Kreativitas dan Kerja Keras Nurman Sang Penyulam Sepatu Kulit Ceker Ayam


Tidak ada keberlanjutan tanpa kreativitas

Produk-produk seperti sepatu, tas, dan dompet akan bertambah nilainya jika terbuat dari kulit. Itu karena kulit merupakan bahan yang kuat, nyaman, klasik, dan bisa diterima oleh banyak kalangan.

Bahan kulit itu kuat karena tahan terhadap goresan dan gesekan. Bahan kulit juga cenderung mengikuti bentuk kaki semakin lama kita memakainya, sehingga kian nyaman saja rasanya. Perbaikan material dengan bahan kulit juga relative lebih mudah dibanding bahan sintetis. Bahan kulit tidak akan mengelupas, berbeda dengan bahan sintetis yang mudah rusak.

Terlebih jika kulit yang digunakan adalah kulit hewan eksotis seperti buaya dan ular piton, itu akan melipatgandakan nilai produk hingga berkali-kali. Kulit hewan-hewan ini memiliki pola yang sangat cantik dan tentu saja langka.

Thursday, October 31, 2024

Andy Suryansyah, Bersama Falle Berantas Nyamuk Sehatkan Masyarakat


Hantu Dengue

Demam berdarah dengue atau DBD bagai hantu menakutkan bagi keluargaku. Tiga dari lima anggota keluargaku sudah pernah mengalami DBD. Pengalaman pertama dengan DBD dialami Faza anak pertamaku, saat dia baru berusia sembilan bulan. Patah hatiku dulu setiap kali mendengar dia menangis ngeri melihat suster mendekat untuk mengambil darah dari ujung-ujung jari kecilnya.

Aku mendapatkan ‘kesempatan’ untuk merasai penyakit ini saat baru melahirkan anak kedua. Demam tinggi, nyeri persendian dan sakit kepala hebat tidak bisa hilang dengan obat warung. Sambil menggendong bayi Izzan, aku diperiksa di IGD. Vonisnya … demam berdarah. Karena masih menyusui Izzan, aku menawar untuk rawat jalan. Dokter mengizinkan dengan catatan aku harus mau bolak balik setiap hari untuk mengetahui penurunan jumlah trombosit. Alhamdulillah setiap sore aku ke dokter untuk cek darah dan di hari ketiga diberi tahu bahwa trombo-ku sudah cenderung meningkat. Aku terbebas dari rawat inap.

Saturday, October 19, 2024

Mila Rahmi: Mereguk Manisnya Sehat bersama Gula Semut Gelora Minangkabau


Mila Rahmi: Mereguk Manisnya Sehat bersama Gula Semut Gelora Minangkabau


Jangan Banyak Alasan, Yuk Jualan!

Ketimbang pinjaman online, mending jualan online. Tul? 😋
“Tapi saya nggak pinter jualan.” Makanya belajar. beradaptasi. berkomunitas.
“Tapi saya nggak punya modal.” Modal puluhan dan ratusan ribu bisa koq.. Pasti punya kan?
“Tapi saya ini malu kalau jualan.” Jualan, malu. Ngutang kok nggak malu?
“Tapi saya nggak pinter ngomong.” Giliran ngutang, kok lancar ngomongnya?
Hei! Stop ngutang! Stop minjem! Apalagi sampai pinjaman online!
😤
Menurut saya, tingginya bunga pada pinjaman online benar-benar mencekik leher. Belum lagi teror yang mereka lakukan kepada mereka yang menunggak. Jelas, pinjol memang bikin benjol. Hindari deh, sekalipun jangan pernah disenggol.
“Kalau nggak ngutang, mana kebeli?”
“Ngutang bikin semangat bekerja!”
Duh, ini pola pikir yang keliru!
Apalagi utangnya riba, ampun dah!
RIBA = Rusak Iman, Bisnis Ambyar!
Mending jualan aja. Bukankah Al-Quran menganjurkan begitu? Jualan. Untung kecil pun nggak masalah. Terkait jualan, Usman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf pernah mengeluarkan statement mirip-mirip yang bunyinya, “Aku menghargai untung walaupun sedikit.”
Yup, jumlah bukan yang utama. Bagi mereka, rasa syukur dan ridha Allah, itu lebih utama.
Jualan bisa bikin dapur ngebul.
Jualan bisa nyukupin biaya hidup.
Tapi nggak bisa nyukupin GAYA HIDUP.
Sekali lagi, stop ngutang, start jualan!

Wednesday, October 16, 2024

Luthfia Fataty dan Pyo Jewelry: Menghias Generasi, Mengungkap Makna Keindahan Tradisi


Luthfia Fataty dan Pyo Jewelry: Menghias Generasi, Mengungkap Makna Keindahan Tradisi

Perhiasan

Perhiasan bukanlah kebutuhan utama, tidak seperti pakaian yang memang digunakan sebagai penutup tubuh. Meski begitu, perhiasan seringkali memegang peranan penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

Secara tradisi, baik laki-laki maupun perempuan diperkenankan menggunakan perhiasan. Namun, perempuan cenderung lebih menyukai perhiasan dibanding laki-laki karena beberapa sebab. Pertama, perhiasan sering dianggap sebagai simbol kecantikan dan status. Perhiasan juga menjadi cara untuk mengekspresikan gaya. Selain itu, perhiasan sering kali mempunyai nilai sentimental, sebagai harta warisan hadiah istimewa dari orang tersayang. Selain aspek estetik, perhiasan juga sangat bisa meningkatkan keyakinan diri dan bisa memperbaiki penampilan.