Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts

Tuesday, January 1, 2019

Main ke Taman Air Gunung Cihandeuleum dan Handeuleum Waterpark


Bolak-balik Bogor-Leuwiliang membuatku aware tentang beberapa tempat wisata alam yang ditunjukkan oleh plang penunjuk jalan di sebelah kiri jalan. Ada Situ Udik, Kampung Wisata Cinangneng dan yang paling ngeheits belakangan ini: Pabangbon.

Tetapi yang akan aku bahas di tulisanku kali ini adalah tempat Wisata Air Gunung Cihandeuleum. Kebetulan, hari Minggu tanggal 30 Desember 2018, ada undangan untuk menghadiri acara arisan keluarga pihak suami di sana.

Menurut Gmaps, lama perjalanan dari Kedunghalang Bogor Utara ke lokasi adalah sekitar 1 jam 15 menit. Ternyata, macet yang menghiasi sepanjang jalan dari Bogor membuat waktu yang diperlukan untuk sampai ke Jl. Raya Cibungbulang bertambah hingga 1 jam. Macet diperparah oleh pasar kaget di depan kampus IPB Dramaga.

Monday, December 24, 2018

Ini 7 Tipe Studio Mewah CGV Bioskop Asal Korea


Apa yang kalian lakukan di saat liburan sekolah anak ini? Mau main ke laut? Atau ke taman permainan? Sekadar jalan-jalan di dalam kota?

Atau, kalian suka nonton bioskop? Nonton di dalam bioskop dong maksudnya, masa nongkrong di luar dan melototin gedung bioskop? Tuh gedung ngga akan lari ke mana-mana!

Kalian suka nonton dengan nyaman? Ah, sudah banyak bioskop premium di luaran sana. Ingin merasakan nonton dengan sensasi berbeda, hingga rasanya seperti masuk ke layar? 

Kalian harus coba Bioskop CGV.

Thursday, December 20, 2018

Ajak Aku Bermain, Bunda!


Senang yang mana, Bun? Rumah rapi dan anak anteng ... atau rumah yang berantakan karena mainan berserakan di mana-mana? Lelah menemani anak bermain dan berlarian di luar rumah, atau duduk santai di rumah menemani anak nonton TV seharian?

Aku suka kerapian dan kebersihan. Aku juga sukaaa sekali kalau anak anteng, jadi aku bisa mengerjakan banyak hal di rumah sampai beres. Maklum, aku adalah ibu rumah tangga tanpa ART, mengerjakan semuanya sendiri. Jadi kalau anak duduk tenang di pojokan, itu suatu hal yang sangat luar biasa menyenangkannya bagiku. Selepas lelah membersihkan rumah, aku juga ingin dong istirahat santai menonton acara favorit di depan TV. Anak? Ya ikut duduk tenang nonton bersama kita.

Thursday, October 4, 2018

Seru-seruan Main di Taman Kita OREO


"Jangan mempertentangkan penggunaan teknologi informasi dan interaksi sosial. Mereka bukan musuh bebuyutan. Keduanya bisa berjalan beriringan. Tentunya jika kita bisa bijak mengambil manfaat positif dari teknologi tersebut dan tidak kebablasan menggunakannya."

Entah mengapa, hal di atas itulah yang paling membekas di pikiranku saat menghadiri press conference pembukaan Taman Kita OREO di Taman Heulang Bogor tanggal 30 September 2018 kemarin. Dr. Juneman Abraham, seorang ahli psikologi sosial yang menyatakan hal ini -- kata-kata persisnya mungkin berbeda, namun maksudnya sama dan aku mengaminkannya. 

Wednesday, August 29, 2018

Nikmati Hari #AsikTanpaToxic dengan Natsbee Honey Lemon


Nikmati Hari #AsikTanpaToxic dengan Natsbee Honey Lemon --- Aku menatap pantulan wajahku di cermin, jemariku menyentuh dagu, lalu naik ke tulang pipi dan terhenti di situ. Aku mencoba menghitung titik-titik hitam yang bertebaran, tampaknya bertambah banyak dibanding beberapa tahun yang lalu.

Flek-flek hitam itu tidak muncul dengan sendirinya, tidak juga secara serta merta. Aku sadar, bahwa mereka mulai berdatangan sejak aku mulai mengendarai motor sendiri. Paparan polusi yang dihasilkan oleh asap knalpot kendaraan yang kuhadapi hampir setiap hari, juga sinar matahari yang menyengat kulit wajah, menyebabkan timbulnya flek-flek hitam ini. Eh, aku kan pakai jilbab ya. Nah, terlihat sekali lho perbedaan tampilan antara kulit wajah yang tertutup jilbab dan yang tidak tertutup. Yang tertutup jilbab lebih bersih dan lebih sedikit flek hitamnya.

Saturday, August 25, 2018

Ibu dan Posyandu, Sinergi Baik Penjaga Kesehatan Anak

Ibu dan Posyandu, Sinergi Baik Penjaga Kesehatan Anak -- "Kok enggak ke Posyandu Sabtu kemarin, Bu?" tanya Bu Sidi saat aku dan Defai belanja ke warungnya hari Senin pagi. Bu Sidi adalah salah satu kader Posyandu di RT kami.

"Eheheh, punten kemarin itu kebetulan lagi ada keperluan keluarga, Bu. Kami berangkat pagi-pagi banget, baru pulang lagi sore," aku meringis.

"Ooh gitu, ya," sahut Bu Sidi sambil tersenyum memandang Defai yang menggelendot bersandar ke kakiku. "Tapi gimana imunisasinya Defai, sudah semua?" tanyanya lebih lanjut.

"Sudah, Bu. Dua bulan kemarin sudah selesai," jawabku. Makanya aku malas pergi ke Posyandu lagi, paling tinggal kontrol berat dan tinggi badan saja, batinku dalam hati.

"Tapi jangan berhenti datang ke Posyandu tiap bulan ya, Bu. Walaupun cuma kontrol berat dan tinggi badan, tetap penting itu," ujar Bu Sidi.

Monday, August 13, 2018

Mewaspadai Stunting pada si Picky Eater


Mewaspadai Stunting pada si Picky Eater --- Tidak ada yang memungkiri pentingnya asupan nutrisi bagi anak di 1000 hari pertamanya. Berapa lama sih 1000 hari itu? Ya, sejak embrio terbentuk hingga usia 2 tahun.

Asupan nutrisi yang baik di masa ini sangat penting karena memengaruhi kehidupannya hingga dewasa nanti. Hey, bahkan hingga generasi seterusnya!

Apa akibat kurangnya nutrisi di 1000 hari pertama anak?

Salah satu akibat yang dapat ditimbulkan oleh kurangnya asupan nutrisi di 1000 hari pertama seorang anak adalah stunting atau pendek, juga kekurangan berat badan jika dibandingkan dengan grafik pertumbuhan normal anak seusianya. Stunting ini, dapat terbawa terus hingga dewasa.

Tuesday, August 7, 2018

Tiwu Endog, si Bunga Tebu yang Lezat


Tiwu endog, si Bunga Tebu yang Lezat --  Sabtu lalu saat berkunjung ke rumah mertua di Leuwiliang, kami--aku, suami dan anak-anak--mendapat suguhan sayur lodeh unik.

Saat aku menyendok sayur itu, sebelum aku tahu nama tanaman bahan utamanya, kesan pertama yang kudapat adalah, 'ini sayur lodeh rebung', karena bentuknya yang mirip rebung yang sudah dipotong-potong. Eh, saat kusuap kok rasanya unik ya. Mirip telur ikan yang agak renyes-renyes gimanaa gitu.

Nah, ternyata setelah kukonfirmasi ke Ibu Mertua, bahan utama sayur lodeh itu adalah tiwu endog. Ada yang tahu perihal tiwu endog?

Friday, August 3, 2018

Maksimalkan Potensi Prestasi, Raih Cita-cita Menjadi Generasi Maju


Maksimalkan Potensi Prestasi, Raih Cita-cita Menjadi Generasi Maju -- Pernahkah teman-teman teringat tentang cita-cita masa kecil dulu? Aku dulu punya banyak cita-cita yang berubah-ubah seiring berjalannya waktu. Aku pernah ingin jadi dokter (ini cita-cita umum anak-anak ya) tetapi lalu aku menyadari bahwa aku takut darah. Aku kemudian ingin jadi pilot (cita-cita umum kedua anak-anak) tetapi lalu aku punya banyak lubang di gigi dan pakai kacamata. Aku juga sempat ingin jadi detektif, terpengaruh oleh banyaknya buku cerita detektif yang kubaca.

Di tingkat SMP, aku sempat mendapat tugas sekolah, mewawancarai seseorang yang kukagumi. Aku mewawancarai rekan kerja yang juga atasan Papa di kantor. Beliau memiliki posisi yang cukup tinggi, kehidupan yang mapan dan rumah yang bagus, namun yang paling membuatku terkesan adalah aura kecerdasan yang terpancar dari cara bicara dan gerak perilakunya. Beliau adalah lulusan dua universitas ternama di waktu yang bersamaan, hasil dari mengambil dua kuliah sekaligus di satu waktu. Kalau tidak salah, setelahnya beliau juga melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Semuanya di bidang ilmu pasti.

Wednesday, August 1, 2018

Yuk, Bun, Keluar dari Rumah dan Bersenang-senang!


Yuk, Bun, Keluar dari Rumah dan Bersenang-senang! --- Cara terbaik untuk seorang ibu agar bisa pergi jalan-jalan keluar rumah sendirian dengan tenang dan senang, adalah dengan mempersiapkan diri dan pasangan, serta rumah dan anak-anak dengan sebaik-baiknya.

Sabtu kemarin, aku si ibu tiga anak ini menjajal diri untuk pergi sendirian ke luar kota. Ada acara blogger event di Bekasi ... hihihi.

Bagaimana cara mempersiapkan diri dan pasangan?

Pertama, tentu saja dengan meminta izin kepada suami. Ini yang paling penting, karena tanpa izin ya enggak mungkin aku akan pergi. Izin juga harus didapat jauh-jauh hari, supaya semua pihak, dalam hal ini aku dan suami dapat mengatur rencana dengan baik. Ya mungkin saja suami sudah punya rencana untuk tanggal yang sama yang belum diberitahukan ke istri, dengan pikiran kan istri enggak bilang-bilang bakal ada rencana kemana-mana juga. Jadi, kasih tahu pasangan kita secepatnya ya, lalu dapatkan izinnya. 

Wednesday, July 4, 2018

Nugget Donat Cap Cay Kesukaan Anak-anak


Nugget Donat Cap Cay Kesukaan Anak-anak -- Anak-anakku suka nugget So Good. Rasanya yang gurih dan renyah membuat nugget So Good selalu jadi favorit saat disajikan di setiap waktu makan. So Good juga mudah diolah dan disajikan, jadi memudahkan Bunda saat kekurangan ide mau masak apa hari ini :)

Kalau anak-anak mudah makan nugget, tidak demikian halnya dengan sayur-sayuran. Entah kenapa nasib kedua jenis bahan ini berbeda :') Padahal semua sudah paham bahwa sayuran itu baik untuk kesehatan. Kandungan vitaminnya baik untuk daya tahan tubuh. Serat pangannya baik untuk pencernaan.

Bagaimana supaya anak-anak mau makan sayur? Bundanya harus kreatif! Dan, dengan bantuan nugget So Good, kreativitas Bunda jadi lebih mudah terwujudkan.

Thursday, June 28, 2018

Atur Sendiri Paket Liburan Lebih Mudah dan Murah


Atur Sendiri Paket Liburan Lebih Mudah dan Murah -- Anak-anakku belum pernah naik pesawat dan kapal laut. Kadang kalau suami tugas ke luar kota yang membutuhkan transportasi udara atau laut, anak-anak masih suka merajuk dan minta ikut, meskipun tidak sesering dulu. Jadi kepikiran kan untuk sesekali mengajak anak-anak liburan dengan naik pesawat dan kapal laut. Nah, waktu libur setelah Idulfitri cukup panjang, masih ada empat minggu tersisa lho sampai mereka kembali masuk sekolah. Waktu yang ideal untuk mengajak anak-anak liburan yang agak jauh hihihi ... .

Anak-anakku suka pantai dan laut. Sampai saat ini, liburan terjauh mereka adalah ke Anyer. Aku ingin mengajak mereka bertualang ke tempat-tempat yang lebih jauh, lebih menarik.

Aku juga ingin mengajak mamaku untuk ikut liburan kali ini. Anak-anakku dengan dengan neneknya. Mama suka sekali jalan-jalan, dan aku yakin Mama akan suka perjalanan naik pesawat dan kapal laut. Mamaku berjiwa petualang juga lho. Aku hanya harus memastikan bahwa Mama merasa nyaman dengan transportasi dan akomodasi yang akan kami gunakan nanti.

Wednesday, May 30, 2018

Morinaga Allergy Solution: Pahami Alergi Anak agar Si Kecil Tetap Berprestasi


Morinaga Allergy Solution: Pahami Alergi Anak agar Si Kecil Tetap Berprestasi -- "Wah, kenapa dadanya merah-merah ya?" gumam Dokter Spesialis Anak mengerutkan keningnya sambil mengamati dada Fai yang sedang terbaring di atas meja periksa. Jarinya meraba sekitar area yang memerah, dan Fai yang sedang tidur menggeliat perlahan.

Dokter paruh baya itu ganti menatap wajah Fai yang terlelap, tersenyum lalu membungkus kembali bayiku dalam balutan baju tidur flanel hangat. Dia kemudian menatapku, memberi tanda bahwa kontrol kesehatan Fai sudah selesai dan aku boleh mengangkat bayiku dari meja periksa. Aku tidak bisa tidak merasa penasaran. 

"Merah-merah tadi kenapa, Dok? Waktu di rumah sih belum ada," tanyaku sambil menimang Fai. Iya, di rumah saat aku memakaikan pakaiannya, tidak ada ruam apa pun di tubuh Fai.

Tuesday, May 15, 2018

Langsing Kembali secara Sehat, Mudah dan Enak dengan Slim&Fit


Langsing Kembali secara Sehat, Mudah dan Enak dengan Slim&Fit -- Hayooo ... siapa ibu-ibu yang merindukan body langsing saat seperti masih single? ^^

Jadi endutz pasca melahirkan itu biasa banget ya Mams, ini tampaknya jadi masalah kebanyakan para ibu baru di luar sana, dan di dalam sini ... aku juga sama hehehe. Berdasarkan dua kali pengalaman melahirkan anak pertama dan kedua dulu, berat badanku tetap di kisaran 65 kilo bahkan setelah masa menyusui selesai. Apakah aku over weight? Ngga juga sih. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan kalkulator Indeks Massa Tubuh (Body Mass Index), dengan berat badan 65 kilogram dan tinggi badan 168 cm, skor IMT-ku adalah 23.03. skor IMT-ku masuk ke kategori sedikiiiit di atas normal. Masih alhamdulillah hehehe ...

Bagaimana cara menghitung IMT?

IMT = berat badan (kg) : tinggi badan kuadrat (m2)

Monday, February 12, 2018

Cerita Velg dan Es Kelapa

Ada cerita menarik tentang sesuatu yang hilang dan kembali. Tentang orang-orang baik di jaman serba tidak menentu ini. Tentang harapan yang harus terus dipelihara, juga rasa ikhlas yang harus dipersiapkan jika yang terjadi adalah bukan yang kita harapkan.

Mungkin yang aku alami adalah hal remeh dan sepele, tapi kita harus bisa menarik manfaat dari semua kejadian bukan? Entah kenapa, hal ini selalu teringat dalam hati dan pikiran. Dan aku ingin mengenangnya lebih lama lewat tulisan.

Kejadiannya belum lama, di sekitaran bulan Januari 2018. Menurutku, kejadian ini dapat kujadikan momentum awal yang baik untuk memulai tahun 2018.

Saturday, February 10, 2018

Kerak Telor, Makanan Unik Khas Betawi


Kerak Telor, Makanan Unik Khas Betawi -- Pertama kali aku makan kerak telor mungkin sekitar 13 tahun yang lalu, saat aku masih bekerja di Jakarta. Bersama teman-teman kantor, aku main ke Pekan Raya Jakarta di Kemayoran. Penjual-penjual kerak telor ini dulu dapat di temui di tepi lapangan tempat artis-artis Pekan Raya Jakarta manggung. Penasaran banget sama makanan satu ini, aku bela-belain menunggu karena penjual kerak telor itu baru ada menjelang malam, lalu aku terburu-buru mengejar kereta api terakhir untuk pulang ke Bogor. Jadi, kerak telor itu selalu membangkitkan kenangan akan Pekan Raya Jakarta saat itu. Bagaimana rasanya kerak telor di tahun 2005? Aku juga sudah lupa...

Di Bogor, agak sulit ya menemukan tukang kerak telor. Katanya sih, ada yang mangkal di Jalan Suryakencana, tapi kami jaraaangg pergi ke arah pecinannya kota Bogor itu. Jauh dan muachettt...

Jadi saat kami lari pagi di Stadion Pakansari dan menemukan seorang mamang tukang kerak telor, aku langsung berhenti dan membeli.

Wednesday, February 7, 2018

Berenang di Pakuan Regency Bogor


"Ini kan ya, Pakuan Regency?"
"Mestinya iya,"
"Kolam renangnya ada di sport center-nya,"
"Itu dia!"

Ups, hampir saja terlewat. Tujuan kami berangkat dari rumah pagi-pagi, menyingsingkan selimut yang hangatnya membujuk untuk kembali ke alam mimpi di hari Minggu 4 Februari 2018 itu, adalah untuk menyambangi perumahan yang terletak di bilangan Dramaga, dengan sasaran utama adalah kolam renangnya.

Mau apa? Ya berenang lah. Gimana seh.

Wednesday, January 31, 2018

Lari Pagi di Stadion Pakansari Cibinong Bogor


Pak Suami sedang giat-giatnya berolahraga. Aku harus mendukungnya. Kami semua mendukungnya. Maka saat Pak Suami menggulirkan ide untuk lari pagi di Stadion Pakansari, aku langsung mengiyakan. Dan mengajukan diri untuk menemani.

Kami belum pernah benar-benar singgah di stadion baru bertaraf internasional ini. Kalau lewat sih sudah beberapa kali. Kubayangkan, pasti Sabtu dan Minggu di stadion ini ramai sekali oleh para pelari pagi, dan tentunya penjual makanan hehehe... Ah, nah sekarang kalian mulai bisa menebak kan apa tujuanku menemani PakSu lari pagi?

Stadion Pakansari Cibinong Bogor adalah stadion sepak bola masih relatif baru. Diresmikan pada pertengahan tahun 2015, stadion ini mampu menampung hingga 30.000 penonton dan dapat digunakan untuk beragam kegiatan lain seperti kompetisi atletik dan juga drumband. Pastinya besarrr dong ya. Menurutku, laga sepak bola yang paling memperkenalkan Stadion Pakansari sebagai stadion internasional adalah laga semifinal Piala Suzuki AFF antara Indonesia lawan Vietnam dan final melawan Thailand di akhir tahun 2016. Stadion ini juga rencananya akan menjadi salah satu stadion pertandingan sepak bola, atletik dan drum band untuk ajang Asian Games 2018, bersama-sama dengan empat stadion lain di Indonesia.

Thursday, January 25, 2018

Jalan-jalan ke Taman Wisata Matahari Bagian 2: Berenang dan sholat Jumat


Liburan adalah waktunya bersantai. Karena alasan itu, biasanya kami jarang memilih hari Jumat untuk pergi berlibur. Rasanya kagok, karena ada sholat Jumat yang masjidnya harus cukup besar dan waktunya relatif lebih lama dari sholat lainnya. Tapi bagaimana kalau satu-satunya hari yang tersisa adalah Jumat? Koq bisa sih? Ya bisa dong, kan di hari-hari lainnya kami ada acara lain hehehe...

Kenapa ngga Sabtu atau Minggu saja pergi liburannya? Karena tiket gratis masuk Taman Wisata Matahari tidak berlaku di hari Sabtu dan Minggu, wkwkwk...

Jadi ini adalah bagian 2 dari seri Jalan-jalan ke Taman Matahari. Lanjut yaaa... Jadi kenapa sih maksain banget harus jalan-jalan padahal itu tuh hari Jumat? Ya ngga apa-apa juga sih ya. Tempat Jumatan kan masih bisa dicari. Tapi waktu luang untuk bisa pergi bersama-sama sebagai satu keluarga, ke suatu tempat secara ((( GRATISAN ))) kayanya jarang-jarang ada ya. Ih, kamyu mental gratisan amat sih? Eh, koq situ jadi nyolot sih? Bae weh atuh!

Wednesday, January 24, 2018

Jalan-jalan ke Taman Wisata Matahari Bagian 1: Menikmati perjalanan


Taman Wisata Matahari adalah taman wisata keluarga yang ramah di kantong. Itu adalah kesimpulan yang kami dapat saat kami melewatkan satu hari liburan akhir tahun di sana. Lebih ramah lagi karena kami punya tiket masuk gratis yang kami dapat dari kakak ipar kami hihihi.... Lumayanlah tiket masuknya kan senilai Rp35.000,00 per orangnya. Karena keluarga kami terdiri dari lima orang, jadi kami berhemat Rp175.000,00. Ada Defai kecil yang usianya baru 1 tahun 9 bulan, tapi tingginya sudah di atas 80cm, jadi Defai kena biaya masuk. 

Kami berangkat di hari Jumat tanggal 29 Desember 2017. Kami biasanya sih enggan ya jalan-jalan berwisata di hari Jumat. Rasanya waktunya pendek karena ada sholat Jumat. Tapi tampaknya banyak orang yang tidak sependapat dengan kami. Jalan tol tetap saja penuh.