Tuesday, October 11, 2022

Yuk! Jalan-jalan Seru bareng Teman Hidup Traveloka



Dua tahun lalu kita terpenjara C19, enggak bisa ke mana-mana terlalu jauh, atau mau ke mana-mana pun harus dengan banyak aturan yang memang pada dasarnya dibuat untuk melindungi kita semua, tapiii bikin susah gerak euh. 

Sekarang keadaan sudah membaik. Kita bisa lebih leluasa bepergian lebih jauh pakai moda transportasi apa pun. Mau pakai pesawat, kapal laut, kereta api, atau mobil pribadi, hayuk ajah sekarang mah. Kita bisa jelong-jelong lagi gaess ....

Omong-omong soal jalan-jalan, pastinya paling asyik sama teman yang paling klop sama kita. Satu minat jadi enggak bingung milih tempat tujuan. Bisa ngobrol banyak atau gosipin semua yang kita lihat bareng-bareng. Teman yang klop ini juga bakal ngertiin banget kalau kita lagi capek dan pengin istirahat dulu, ngga akan maksain jalan terus, tapi mungkin akan duduk sebentar di bangku taman atau di tepi jalan dan duduk dalam keheningan yang nyaman. Buatku, siapa lagi teman yang paling asyik buatku kalau bukan pasangan hidup selama ini, alias suami. 

Dan ngomongin soal jalan-jalan bareng suami (ajah, tanpa anak-anak hihihi) seru banget pastinya kalau bisa ke destinasi yang ada di bucket list kami selama ini. Tujuan wisata kami selalu mencakup tiga lokasi: pantai, gunung dan hutan. Masing-masing punya kelebihannya dan semua enggak ada kekurangannya hahaha. Ya iya sih kan mau wisata. Cari poin yang bikin senang-senang aja deh wkwkwk. 

Aku tuh suka banget pantai, terutama yang berpasir halus, ya. Aku suka jalan-jalan di pagi hari, kalau bisa sambil melihat sunrise. Selama ini, kalau aku ke pantai itu bareng anak-anak. Memang menyenangkan tapi ya tidak ada yang namanya kesempatan untuk menikmati alam dengan tenang. Yang ada rusuh dan sibuk mengurus semua keperluan keluarga. Untuk bisa santai menikmati alam, liburan juga ngga bisa berangkat hari ini pulang besok ... hahaha. Paling enggak minimalnya tujuh hari tujuh malam, supaya ada cukup waktu untuk menikmati jalan-jalan pelan bergandengan tangan di tepi pantai bareng paksu ... asyiiik. Haha, memangnya mau terus-terusan pegangan tangan? Ya enggak lah.

Wisata tepi pantai enggak akan lengkap tanpa aktivitas air yang menantang. Misalnya aja naik bananaboat, paragliding, snorkeling, dan speedboating. Pasti seruuu! Apalagi kalau ada paket jalan-jalan ke pulau terdekat, lihat-lihat flora dan fauna khas di sana, senangnyaa ... pastinya butuh waktu untuk mengeksplore semua keseruan ini tanpa merasa diburu-buru. Jadi harus mengalokasikan waktu yang cukup yaaa… cateet. 

Lombok adalah lokasi wisata yang sangat terkenal di Indonesia dan kami belum pernah ke sana. Boleh banget jadi tujuan wisata berikutnya doong dan aku lihat-lihat di Traveloka, Jeeva Klui Resort menawarkan pengalaman berlibur yang duh, kayaknya mantap bangets. Lokasinya dekat dengan pantai Senggigi yang super indah saat sunrise maupun sunset. Suasananya romantiiis, dengan konsep dekat dengan alam. 

Jeeva Klui Resort di Lombok
Sumber: traveloka.com

Next destinasi yang kusuka itu melibatkan gunung. Alasan utamanya karena gunung itu suejuuuk dan bersih udaranya. Kalau kamu pikir, ngapain ke gunung, ngga ada kegiatan yg bisa dinikmati selain udara dingin, maka kamu salah besar, girl! Di gunung dengan perkebungan teh, kamu bisa trekking, dan biasanya di sekitar gunung ada curug atau air terjun yang pastinya bisa banget jadi tujuan melepas lelah setelah lelah trekking. Jika sudah jadi destinasi wisata yang cukup dikenal, biasanya kegiatan perekonomian yang menunjang wisata juga ikut menjamur di sekitarnya. Pasti ada banyak pedagang makanan khas, souvenir atau cenderamata yang asyik banget kalau ditiliki satu persatu. 

Kami ingin memasukkan Gunung Bromo sebagai isian bucket list tujuan wisata. Di dekat situ ada Hotel Plataran Bromo yang cantik banget dan cocok sekali untuk mendapatkan pemandangan Gunung Bromo yang sudah terkenal keindahannya sampai manca negara. Konon, tinggal di hotel ini bagaikan tinggal di negeri atas awan. Tentunya juga karena service mengesankan yang diberikan pihak hotel. Hmm …. Bikin penasaran. Selain Gunung Bromo itu sendiri sebagai lokasi wisata yang menjanjikan, ada banyak lokasi atraksi turis di dekat Plataram Bromo, seperti Alun-alun Probolingo dan Museum Probolinggo yang berisi berbagai peninggalan sejarah khas Probolinggo. Pastinya sangat menarik untuk dikunjungi.

Plataran Bromo
Sumber: traveloka.com

Destinasi yang ketiga ini adalah yang paling menantang menurutku, karena sama sekali belum pernah kulakukan, yaitu wisata di tengah hutan terpencil. Aku suka outdoor, tapi aku juga suka kenyamanan. Aku selalu penasaran dengan resort-resort di daerah terpencil, misalnya di pulau privat atau di tengah hutan lebat. Bagaimana mereka memberikan pelayanan kepada pelanggannya? Pasti akan jadi pengalaman unik banget untuk bisa tinggal dalam ketenangan hutan, menikmati alam yang benar-benar liar tepat saat kita membuka pintu kamar, atau memandang luasnya hutan belantara dari jendela kamar. Menikmati gemuruh hujan atau sungguh-sungguh beratapkan bintang gemerlap karena langit-langit kamar tembus pandang… pasti jadi pengalaman yang sangat amazing

Salah satu tempat yang mungkin bisa menawarkan pengalama ini adalah Vila Awang-Awang di Jalan Melayang, Ubud, Bali. Hotel yang dibangun di tengah kehijauan pohon-pohon ini menawarkan sensasi tinggal di tengah hutan, diliputi ketenangan, jauh dari hiruk-pikuk kesibukan kota. 

Vila Awang-awang
Sumber: traveloka.com

Kenapa sih liburan itu penting? Kenapa juga milih tiga destinasi itu? Buatku, ada tiga alasan utama.

Yang pertama, liburan itu jadi cara kita untuk refresh dan recharge. Refresh artinya kembali segar. Ya, kesibukan dan rutinitas sehari-hari yang itu-itu saja bisa membuat kita layu. Liburan ke tempat-tempat yang berbeda dari keseharian, pastikan bisa memberikan selingan dan pikiran serta hati kita sejenak dihentikan dengan pemandangn yang biasa. Recharge artinya energi kita diisi ulang. Konon, badan sering lemas itu adalah tanda kita kurang piknik. Setelah liburan diharapkan kita jadi berenergi kembali, dan bersemangat kembali. Karena itu, liburan jangan terburu-buru. Liburan harus dihayati dengan hati tenang dan senang. Jangan sampai pulang liburan badan malah ngedrop dan lelah lahir batin... hahaha.

Alasan kedua, liburan itu jadi cara kita untuk rebonding dengan teman hidup. Jika sehari-hari hanya ketemu di malam hari dan itu pun kebanyakan waktunya diisi oleh tidur karena kelelahan oleh aktivitas kantor dan rumah tangga, maka saat liburan akan ada aktivitas bersama dengan intensitas yang lebih tinggi. Aku dan suami akan menjalani aktivitas yang sama-sama disukai. Pastinya akan memperkuat ikatan antara kami berdua.

Alasn ketiga adalah untuk memperluas dan memperkaya wawasan. Travel broaden the mind. Karena itu, kami mengusahakan perjalanan ke tempat-tempat yang baru dan berbeda untuk menyerap pengalaman-pengalaman hidup yang baru, baik dari budaya sekitar maupun kearifan lokal masyarakatnya. Maka dari itu liburan sebaiknya bukan hanya dijalani dengan tinggal di hotel terus menerus atau menikmati fasilitasnya--mesti itu jangan sampai terlewat juga sih--tetapi cobalah untuk jalan-jalan ke luar, bertemu dengan masyarakat dan berbaur dengan alam sekitar. Pasti akan ada pelajaran yang bisa diambil. 

Mau liburan dan cari destinasi juga dipermudah banget sekarang. Kamu bisa booking hotel murah, sedang dan mahal sekalipun, via Traveloka. Info Traveloka hotel dijamin valid dan ada banyak review yang dapat dijadikan referensi.

Jadi, yuk #LihatDuniaLagi dan bikin #Staycationjadi dengan Traveloka. Langsung meluncur ke Traveloka lewat link ini: https://trv.lk/kompetisi-lihatdunialagi-bloggerperempuan.

Tuesday, September 6, 2022

Review Lengkap O’Naomi Shampoo, Bikin Rambut Gak Lepek Seharian!


Hei girls
, ada yang pernah ngalamin gak sih, abis keramas pagi hari, rambut udh perawatan terus pas dibawa aktivitas seharian di luar malah cepet lepek? Bikin bad hair day banget gak sih?!

Untungnya sekarang aku udah nemu solusinya nih, jadi aku mau sharing ke kalian semua.

Jadi sekarang aku tuh pakai O’Naomi Black Sesame & Ginger Rejuvenating Shampoo & Hair Treatment.

O'Naomi Black Sesame & Ginger
Rejuvinating Shampoo & Hair Treatment


Yuk, baca review aku satu persatu dari kemasan, cara pemakaian hingga kesan setelah penggunaan.

Kemasan

Dari segi kemasan shampoo O’Naomi Black Sesame & Ginger Rejuvenating Shampoo & Hair Treatment ini berwarna coklat tua serta sudah disertai pump untuk kemasan 600ml. Sehingga sangat membantu dalam mengeluarkan shampoo dari botol. Isinya sangat banyak bukan? Bisa digunakan lebih dari 1 bulan pemakaian, loh. Untuk kamu yang mau coba, sekarang sudah ada kemasan barunya yang 200ml.

Cara Pemakaian

Keluarkan shampoo secukupnya, lalu oleskan ke rambut yang sudah dibasahi. Pijat-pijat kepala dan rambut dengan lembut selama kurang lebih 1-3 menit. Lalu bilas dengan air bersih.

Kesan Setelah Penggunaan

Busa yang dihasilkan tidak terlalu banyak/ berlebihan sehingga rambut jadi terasa lebih bersih setelah keramas. Setelah keramas, biasa rambut jadi terasa lepek, tapi ini gak lepek sama sekali bahkan setelah aktivitas satu harian. Rambut juga terasa lebih lembut. Shampoo- nya juga wangi, bukan yang bau herbal walaupun kandungannya 100% herbal alami.

Nah itulah review lengkap tentang O’Naomi Black Sesame & Ginger Rejuvenating shampo & Hair Treatment yang bisa membantu kamu dalam memilih produk untuk rambut rontok. Untuk mendapatkan produk shampo O'Naomi bisa cek di Tokopedia SSAbadi Official.

 

 

Tuesday, March 15, 2022

Serunya Belajar Bahasa Inggris bersama Aplikasi LEXO LAB

"Bun, memangnya benar penjin hidup di salju?"

Aku yang sedang memotong wortel di dapur, menengok ke arah ruang tamu. "Apa, Defai? Apa yang hidup di salju?"

"Penjin!" jawab anak perempuanku sambil menunjuk ke layar laptop di depannya. Melihat aku mengerutkan kening dan menatapnya penuh tanya, dia mengulang jawabannya. "Penjin. Peng ... jin?" Nadanya semakin ragu-ragu. Lalu dia mulai cemberut.

Wah, pertanda buruk ... Aku menghampiri Defai, lalu menengok tontonan yang sedang dihadapinya. Film kartun tentang hewan lucu berwarna hitam putih yang hidup di kutub. Aku tersenyum lebar. "Ooo ... penguin."

"Iya, dari tadi kan Defai juga bilang peeen ... jiiin," omelnya dengan mata mendelik.

Aku meringis.

Di waktu lain, Defai menyanyikan lagu berbahasa Inggris. Liriknya ... sedikit melenceng dari yang sebenarnya. Saat dikoreksi, dia bakal cemberut. 

Adorable ....

Tuesday, June 22, 2021

Return to Beauty with Scarlett Face Care


"Lama amat ngacanya? Ayo dong, anak-anak sudah siap."

Aku tersentak, berpaling dari cermin yang sejak tadi kutekuri. Suami berdiri di ambang pintu dengan ekspresi tak sabar. Aku cepat-cepat memulas pipi dengan bedak, mengenakan kerudung, lalu keluar kamar. Di ruang tamu, ada sebuah cermin besar tergantung di dinding. Sekali lagi aku berhenti sejenak, memeriksa wajahku. 

"Bunda udah cantik, kok! Ayo dong, Bun! Nanti keburu macet!" Anak-anak bergantian berteriak. Aku tertawa lalu bergegas menyusul. 

***

Monday, February 22, 2021

Saat Defai Sakit Gigi


“Pada zaman dahulu kala … ada seorang putri bernama … hmm …”

“Putri itu apa?” tanya Defai sambil meringis. Tangan kanannya mengusap-usap pipinya yang bengkak.

“Putri itu adalah anak perempuan raja dan ratu, yang memimpin suatu kerajaan.” Aku mengambil salah satu buku dongeng HC Andersen yang ada di atas meja samping tempat tidur. Aku menunjukkan halaman-halamannya. “Ini gambar putri dan dia tinggal di istana. Istananya baguuus sekali, tapi sayang, putrinya sakit gigi.”

“Seperti Defai!” seru anakku, lalu dia mengaduh pelan.

Aku menarik napas panjang. “Iya seperti Defai,” gumamku sedih.

Thursday, January 14, 2021

My Own Personal 30DTummyFatLossChallenge - Day 3

My Own Personal 30DTummyFatLossChallenge

Jurnal Hari 3 - 14 Januari 2021

Berat badan: 66,30 kg

Lingkar perut: 96,5 cm

Lingkar pinggang: 86 cm


Tanggal        Berat badan (kg)          Lingkar perut (cm)         Lingkar pinggang (cm)
12 Jan            68,25                              96,5                                   87

13 Jan            66,75                              96,5                                   87    

14 Jan            66,30                              96,5                                   86  

Hmmm ... berat badan turun lagi sebanyak 0.45 kg ... not bad ...

Di postingan kali ini, aku akan mencoba menulis tentang PLANK, dari berbagai sumber ya.


Jadi untuk sederhananya, plank seperti yang diilustrasikan di gambar atas adalah gerakan mirip push-up tetapi kita tidak bergerak naik turun. 

Sebenarnya ada berbagai ragam plank, tetapi yang paling umum adalah  siku ditekuk, badan lurus seperti papan lalu mulailah berhitung.

Berapa lama kita harus bertahan di posisi plank? Tergantung kekuatan tubuhmu, tetapi umumnya disarankan untuk menahan posisi ini selama 30 detik saja.

30 detik saja? Bentar amat?

Yeah ... kalau kamu sudah terbiasa mungkin akan terasa sebentar. Kalau belum pernah mencobanya, ckck ... 30 detik itu feels like forever!

Kenapa plank sulit dilakukan?

Jika kamu tidak terlatih atau tidak terbiasa berlatih, maka core muscle atau otot intimu akan lemah. Apa itu otot inti? Otot inti adalah otot di mana titik tengah gravitasi tubuh berada. Otot inti terdiri dari jaringan otot yang menopang keseluruhan struktur tulang belakang, perut, panggul dan pelvis. Otot inti yang kuat berarti keseimbangan yang baik dalam melakukan gerakan kinetik tubuh.

Nah, jika otot inti lemah, maka akan sulit sekali melakukan plank. Otot perut dan otot samping perut yang lemah akan menyulitkan tubuh dalam menahan bagian tengah tubuh saat plank, sehingga tubuh akan melengkung ke bawah.

Posisi plank yang salah justru berpotensi menyebabkan nyeri dan cidera, lho, jadi jangan salah melakukannya.

Tahukah kamu, rekor terlama orang melakukan plank? 8 jam lebih! My god! George Hood, usia 62 tahun, memecahkan rekor dunia pada tahun 2020 dengan melakukan plank selama 8 jam 15 menit 15 detik! Strong banget otot perutnya ya!

Dan aku mah, 30 detik aja rasanya kayak apa tau. Padahal aku sudah setiap hari melakukan plank minimal 5 x 30 detik, tetapi kenapa tidak jadi lebih mudah, ya?

Plank ini sangat banyak manfaatnya. Selain manjur meratakan perut, plank juga akan menguatkan dan mengencangkan otot kaki, lengan, paha dan bokong. Kalori yang digunakan untuk plank lebih banyak dibandingkan dengan yang digunakan untuk sit-up dan crunch. Makanya plank disebut-sebut sebagai olahraga otot perut nomor 1.

Olahraga plank juga sangat baik untuk orang-orang yang banyak bekerja sambil duduk di depan komputer, karena plank akan memperbaiki postur tubuh dan mengurangi rasa pegal di bahu dan leher karena sering membungkuk.

Next post, aku akan menjelaskan tentang crunch yaaa ...

Wednesday, January 13, 2021

My Own Personal 30DTummyFatLossChallenge - Day 2

 My Own Personal 30DTummyFatLossChallenge

Jurnal Hari 2 - 13 Januari 2021

Berat badan: 66,75 kg

Lingkar perut: 96,5 cm

Lingkar pinggang: 87 cm

Eh ... beneran nih turun sekian gram dari timbangan kemarin?