Friday, February 23, 2018

Bakpiaku, Oleh-oleh Kekinian dari Yogyakarta


Bakpiaku, Oleh-oleh Kekinian dari Yogyakarta --- Saat visual menjadi salah satu penentu utama keputusan, maka kemasan memegang peranan penting dalam memikat kesan pertama konsumen.

Beberapa hal, tidak dapat dinilai langsung dari kualitas isinya. Untuk produk-produk sejenis ini, utamanya makanan, produsen akan bersaing untuk mendapatkan perhatian calon pembeli pertama-tama melalui pengemasan yang cantik, menarik dan unik.

Setidaknya, itulah yang akan terjadi jika calon konsumen itu adalah aku. Aku sang visual. Aku yang terpincut kemasan cantik Bakpiaku. Kotak kemasan isi 20 berwarna putih bersih minimalis yang cantik. Kemasan kecilnya berbentuk permen kotak yang dapat diputar kedua ujungnya untuk mengeluarkan dus berisi 5 buah bakpia yummy.

Saturday, February 17, 2018

Horee, Asinan Blogger Menang 100 Dolar!


Mendapat hadiah dalam dolar itu masih mengagumkan ya?

Iya dong, dolar masih punya daya tarik tersendiri. Jadi saat Asinan Blogger memenangkan hadiah $100 dari Bika Talubi, rasanya senang luar biasa!

Bika Talubi mengadakan lomba foto Instagram Smile Challenge dengan pose memegang New York Style Banana Cheesecake di tangan. Lomba yang diadakan dalam rangka mempromosikan keik terbaru keluaran toko oleh-oleh khas Bogor ini diikuti oleh banyak peminat, yang dapat dilihat di IG mereka @bikatalubi.

Sunday, February 11, 2018

Cerita Velg dan Es Kelapa

Ada cerita menarik tentang sesuatu yang hilang dan kembali. Tentang orang-orang baik di jaman serba tidak menentu ini. Tentang harapan yang harus terus dipelihara, juga rasa ikhlas yang harus dipersiapkan jika yang terjadi adalah bukan yang kita harapkan.

Mungkin yang aku alami adalah hal remeh dan sepele, tapi kita harus bisa menarik manfaat dari semua kejadian bukan? Entah kenapa, hal ini selalu teringat dalam hati dan pikiran. Dan aku ingin mengenangnya lebih lama lewat tulisan.

Kejadiannya belum lama, di sekitaran bulan Januari 2018. Menurutku, kejadian ini dapat kujadikan momentum awal yang baik untuk memulai tahun 2018.

Friday, February 9, 2018

Kerak Telor, Makanan Unik Khas Betawi


Kerak Telor, Makanan Unik Khas Betawi -- Pertama kali aku makan kerak telor mungkin sekitar 13 tahun yang lalu, saat aku masih bekerja di Jakarta. Bersama teman-teman kantor, aku main ke Pekan Raya Jakarta di Kemayoran. Penjual-penjual kerak telor ini dulu dapat di temui di tepi lapangan tempat artis-artis Pekan Raya Jakarta manggung. Penasaran banget sama makanan satu ini, aku bela-belain menunggu karena penjual kerak telor itu baru ada menjelang malam, lalu aku terburu-buru mengejar kereta api terakhir untuk pulang ke Bogor. Jadi, kerak telor itu selalu membangkitkan kenangan akan Pekan Raya Jakarta saat itu. Bagaimana rasanya kerak telor di tahun 2005? Aku juga sudah lupa...

Di Bogor, agak sulit ya menemukan tukang kerak telor. Katanya sih, ada yang mangkal di Jalan Suryakencana, tapi kami jaraaangg pergi ke arah pecinannya kota Bogor itu. Jauh dan muachettt...

Jadi saat kami lari pagi di Stadion Pakansari dan menemukan seorang mamang tukang kerak telor, aku langsung berhenti dan membeli.

Tuesday, February 6, 2018

Berenang di Pakuan Regency Bogor


"Ini kan ya, Pakuan Regency?"
"Mestinya iya,"
"Kolam renangnya ada di sport center-nya,"
"Itu dia!"

Ups, hampir saja terlewat. Tujuan kami berangkat dari rumah pagi-pagi, menyingsingkan selimut yang hangatnya membujuk untuk kembali ke alam mimpi di hari Minggu 4 Februari 2018 itu, adalah untuk menyambangi perumahan yang terletak di bilangan Dramaga, dengan sasaran utama adalah kolam renangnya.

Mau apa? Ya berenang lah. Gimana seh.

Wednesday, January 31, 2018

Lari Pagi di Stadion Pakansari Cibinong Bogor


Pak Suami sedang giat-giatnya berolahraga. Aku harus mendukungnya. Kami semua mendukungnya. Maka saat Pak Suami menggulirkan ide untuk lari pagi di Stadion Pakansari, aku langsung mengiyakan. Dan mengajukan diri untuk menemani.

Kami belum pernah benar-benar singgah di stadion baru bertaraf internasional ini. Kalau lewat sih sudah beberapa kali. Kubayangkan, pasti Sabtu dan Minggu di stadion ini ramai sekali oleh para pelari pagi, dan tentunya penjual makanan hehehe... Ah, nah sekarang kalian mulai bisa menebak kan apa tujuanku menemani PakSu lari pagi?

Stadion Pakansari Cibinong Bogor adalah stadion sepak bola masih relatif baru. Diresmikan pada pertengahan tahun 2015, stadion ini mampu menampung hingga 30.000 penonton dan dapat digunakan untuk beragam kegiatan lain seperti kompetisi atletik dan juga drumband. Pastinya besarrr dong ya. Menurutku, laga sepak bola yang paling memperkenalkan Stadion Pakansari sebagai stadion internasional adalah laga semifinal Piala Suzuki AFF antara Indonesia lawan Vietnam dan final melawan Thailand di akhir tahun 2016. Stadion ini juga rencananya akan menjadi salah satu stadion pertandingan sepak bola, atletik dan drum band untuk ajang Asian Games 2018, bersama-sama dengan empat stadion lain di Indonesia.

Friday, January 26, 2018

Katsaridaphobia


Perempuan itu menjerit dari dapur dan berlari menuju ke suaminya sambil menunjuk-nunjuk ke arahku. Dia menarik-narik lengan suaminya. Manja sekali dia! Apa dia tidak tahu kalau suaminya capek sepulang bekerja?

Perempuan itu seperti tidak peduli dan terus merengek. Suaminya perlahan bangkit dan berjalan ke tempatku tadi berdiri. Dia terdiam sebentar, lalu berbalik menghadap istrinya. "Tidak ada apa-apa di sini," ucapnya lelah.

"Tadi ada di situ! Aku melihatnya! Tiba-tiba ada di sebelahku!" istrinya berkeras.

Tentu saja perempuan itu benar. Aku memang ada di situ tadi. Aku benci dia, maka aku suka mendekatinya. Tahukah kau, bahwa ketakutanmu dapat kucium? Ketakutanmu mengundangku. Tapi aku telah pergi bersembunyi ke sudut gelap. Memandangi kalian.