Sunday, January 12, 2020

6 Alat untuk Melakukan Composting di Rumah

6 Alat untuk Melakukan Composting di Rumah

Go Green, Back to Nature, Kembali ke Fitrahnya, adalah beberapa slogan yang kini sedang naik daun terkait pelestarian lingkungan.

Kembali ke fitrahnya, berhubungan erat dengan memisah dan memilah sampah non-organik dari organik. Sampah non-organik masih bisa didaur ulang atau dialih-fungsikan ke kegunaan lain. Sampah organik dikembalikan ke fitrahnya, kembali ke tanah.

Sumber utama sampah organik masyarakat adalah sampah rumah tangga atau sampah dapur. Bisa dalam bentuk sampah sayur yang tidak terolah seperti kulit buah atau batang sayur, sisa makanan seperti sisa sayur dan nasi basi atau tulang belulang. Sampah organik juga bisa berasal dari potongan rumput, daun kering dan buah busuk di halaman.

Friday, December 13, 2019

Si Cantik Wangi Potpourri

Pertama kali aku berkenalan dengan si cantik wangi ini adalah saat suami membawakanku suvenir farewell party seorang teman kerjanya. Dia menyerahkan satu kotak kecil berisi botol kaca bersumbat gabus. Botol kaca itu bertuliskan kata-kata perpisahan yang manis, dan berisi potongan-potongan ... apa itu?

Ada kelopak bunga, serpihan kulit pohon dan kulit buah kering. Apa maksudnya, ya? Kubuka sumbat gabusnya dan wangi harum menguar lembut. Waahh ... aku suka! Unik sekali! Tampilan suvenir ini cantik dan memberikan aroma yang menyenangkan!

Aku langsung googling dan keluarlah nama itu.

Potpourri.


Monday, November 4, 2019

Kenangan Rasa Bluder Gulung Bika Bogor Talubi

Kenangan Rasa Bluder Gulung Bika Bogor Talubi

Siapa yang suka penasaran dengan kuliner zaman zadoel? Pingin tahu jenis makanan apa sih yang disajikan di zaman Belanda? Nah, salah satunya adalah roti Bluder.

Bluder adalah jenis roti yang sudah ada sejak zaman Belanda, dengan ciri khas teksturnya yang empuk dan jika disobek, akan menampakkan serat-serat roti.

Roti Bluder empuk karena menggunakan banyak telur dan mentega. Ada lho, resep yang sampai menggunakan telur dan mentaga, masing-masing sekitar 400 gram untuk setiap kilogram tepung! Wow sekali ya!

Sunday, October 27, 2019

Siliwangi Bolu Kukus, Inovasi Rasa Kearifan Lokal Bumi Pasundan

Hari Jumat tanggal 25 Oktober 2019, ada keriuhan yang terjadi di Stasiun Bogor. Pengunjung sangat padat di dalam toko Siliwangi Bolu Kukus, dan mengular hingga ke area pejalan kaki di depannya.

Ya, hari itu adalah saatnya launching day untuk Siliwangi Bolu Kukus, satu lagi merek baru yang akan meramaikan jagat kuliner Bogor Raya. Bolu Kukus? Di Bogor? Lah, bukannya sudah banyak pemain kuliner bidang ini di Kota Hujan? Eh, jangan salah. Banyak yang meramaikan, itu berarti ada  banyak sekali konsumen yang menyukai bolu kukus. Hanya diperlukan inovasi dan kreativitas, maka akan ada banyak sekali berkesempatan untuk sukses meraup porsi konsumen.

Sunday, July 28, 2019

Mengolah Sampah Organik 5 - Kembalikan ke Tanah

Mengolah Sampah Organik 5 - Kembalikan Ke Tanah -- Pernah berkendara dan berada di belakang truk angkutan sampah? Meski jendela mobil kita ditutup rapat dan mulut dimonyongkan hingga bibir atas hampir menutupi lubang hidung, tetap saja ya bau si sampah menelusup, memuakkan.

Pernah lewat Tempat Pembuangan Akhir sampah di kotamu? Kalau di Bogor, tempatnya adalah di Galuga, ke arah Leuwiliang. Aku sering bolak-balik ke Leuwiliang karena mertua tinggal di sana. Tahukan kamu, bahwa bau sampah tercium hingga radius beberapa kilometer jaraknya dari TPA itu sendiri?

Mengolah Sampah Organik 4 - 3M

Mengolah Sampah Organik 4 - 3M -- 3M adalah singkatan untuk Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal kecil dan Mulai dari sekarang.

Pelatihan online Mengolah Sampah Organik yang diadakan oleh Prodi Bioteknologi Universitas Muhammadiyah Bandung dan @sampahorganikku membangkitkan kembali rasa peduliku akan lingkungan, khususnya tentang pengolahan sampah organik.

Menurut Mbak Noviani dari Prodi Bioteknologi, pelatihan online ini muncul dengan latar belakang:
  • Tanggung jawab Prodi Bioteknologi terkait penerapan ilmu secara nyata dan bagian dari syiar atau dakwah. 
  • Kenyataan bahwa sampah adalah tanggung jawab kita sendiri. Kita harus menghadapi dan menyelesaikannya saat ini. Jikapun kita tidak bisa menghilangkan sampah sepenuhnya, setidaknya kita harus berusaha untuk menguranginya. Sampah bukan amal jariyah yang keberadaannya harus ditumpuk dan mengalirkan pahala saat kita meninggal.
  • Untuk mengatasi masalah sampah, kita tidak dapat melakukannya sendiri. Diperlukan adanya komunitas untuk tempat berbagi dan saling memotivasi sehingga gerakan ini konsisten dan berdampak lebih luas lagi.
Aku benar-benar setuju dengan tiga hal yang disebutkan di atas.

Friday, July 26, 2019

Insto Dry Eyes Solusi Mata Kering

Insto Dry Eyes Solusi Mata Kering

"Bun! Awas!"

Aku terkejut. Tanganku seketika turun dari mata, kembali ke stang motor. Jantungku berdebar kencang. Angkot biru di depan berhenti tiba-tiba dan motor yang aku dan anakku naiki berdecit, berhenti setengah meter di belakangnya.

"Bunda, ih! Hati-hati dong nyetirnya! Kalau nabrak gimana!" seru anakku di jok belakang.

Aku masih berusaha keras mengatur debaran jantung. Kedua tanganku erat mencengkeram stang. Kedua kaki menapak aspal panas di tengah hari bolong.

Bagaimana jika kami berdua tergeletak di atas aspal itu ...