Monday, May 6, 2019

Jadi Tuan Rumah Buka Puasa Bersama? Kenapa Tidak!

Jadi Tuan Rumah Buka Puasa Bersama? Kenapa Tidak! -- Sudah bukan hal aneh bahwa di bulan Ramadhan, ada yang namanya acara buka puasa bersama, alias BukBer. Buat kamu yang super supel, pasti banyak temannya dan pasti bakal banyak pula undangan BukBer di mana-mana.



BukBer ini bisa diadakan di mana saja, umumnya menyesuaikan dengan lokasi terdekat para peserta BukBer atau kesepakatan bersama. Dengan teman-teman kantor, BukBer dapat dilakukan di kantin kantor. Bahkan kalau boss-nya cool, bisa lho BukBer di ruang meeting hihihi ... asal jangan lupa, bersihkan lagi bekas-bekas makanan dan minumannya yaaa. Jangan sampai, saat ada tamu kantor datang besok, eh, ruang meeting masih beraroma rendang atau ayam bakar :)

Dengan teman-teman dekat atau keluarga, BukBer dapat dilangsungkan di kafe atau rumah makan favorit kalian. Nah, sudah jadi hal yang umum dan untuk diwaspadai, bahwa semua cafe dan rumah makan akan kebanjiran konsumen di setiap bulan Ramadhan. Kenapa? Haha ... untuk tujuan yang sama dong. Semua juga ingin BukBer :)

Kenapa sih harus buka bersama? Karena semua lebih seru kalau dilakukan bersama-sama, apalagi jika bersama dengan orang-orang yang kita suka dan sayangi.

Tetapi bisa jadi, kalian ngga mau BukBer di kantor. Bosan mungkin? Sudah sih delapan jam berkutat setiap hari di situ, jadi boleh dong coba suasana lain.

Sulit booking tempat di kafe atau rumah makan favorit? Setiap telepon, selalu masuk waiting list yang entah kapan dapat meja?

Kenapa enggak coba untuk buka bersama di rumah?


Ada banyak kelebihan dari buka bersama di rumah:

  1. Booking tempatnya ngga seribet booking kafe atau rumah makan. Iya lah, kan yang punya tempat adalah peserta BukBer. Tetapi bukan berarti, peserta yang lain bisa semena-mena datang dan pulang kapan saja ya. Buka puasa itu sebaiknya disegerakan, dan tentu lebih menyenangkan dilakukan benar-benar bersama-sama, tidak perlu menunggu-nunggu peserta lain yang belum datang. 
  2. Shalat maghrib lebih nyaman. Ingat bahwa buka bersama memang dapat meningkatkan silaturahim, tetapi shalat maghrib tepat waktu adalah wajib hukumnya. Nah, shalat maghrib di tempat umum misalnya di kafe atau rumah makan, biasanya kurang nyaman karena diburu-buru antrian banyak orang, keterbatasan tempat dan sarana. Jika buka bersama dilakukan di rumah, antrian pastinya akan lebih sedikit. 
  3. Lebih hemat. Yups, makan di rumah pastinya lebih hemat dari pada makan di luar rumah. apalagi kalau pakai sistem potluck alias semua peserta menyumbang makanan. Duh, ini asyik banget, deh. Semua jadi bisa icip-icip hasil masakan peserta BukBer lainnya.
Yang dapat menjadi kekurangan dari buka bersama di rumah adalah, kerepotan yang ditinggalkan untuk tuan rumah. Ini dapat dengan mudah ditangani, jika disepakati dari awal bahwa peserta BukBer yang lain bersedia membantu tuan rumah untuk beres-beres sisa acara makan-makan. Datang bersih, pulang juga harus bersih, dong. Dengan demikian, tuan rumah juga akan merasa senang dan ngga kapok menyediakan rumahnya untuk menjadi tempat berbuka bersama lagi ... hehehe :)

Gimana, kalian siap untuk menjadi tuan rumah acara buka bersama teman-teman dekat? Apa kalian punya tips dan trik lain? Ayo tulis dan share di Tantangan Ramadhan 2019 yang dilangsungkan oleh Blogger Perempuan :)

2 comments:

  1. wah jadi inget dulu ikut bukber angkatan kuliah juga dirumah teman. Jadi lebih enak bisa lebih leluasa sholatnya

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete