Saturday, August 12, 2017

Bakpia Pathok Mutiara Jogja dan Gudeg Jogja Bagong, Oleh-oleh Jogja yang Sedap Nikmat


Idul Fitri kemarin, kami dapat rezeki oleh-oleh bakpia pathok dan gudeg dari kakak ipar yang pulang mudik ke Yogya.

Sudah kenal dong ya dengan yang namanya bakpia pathok? Penganan manis berbentuk bulat-bulat ini juga ada sih di Bogor, tetapi dapat dari kota asalnya langsung selalu menimbulkan rasa penasaran. Apalagi yang ini bukan dari merek yang biasa. Ini merek yang baru, tapi rasanya sungguh tidak mengecewakan.

Monday, July 31, 2017

Karena ibu menyusui, hanya ingin dimengerti



"Ada pelatihan penerjemahan di Jakarta..." ucapku, membaca lini masa di grup HPI Facebook.
"Bunda mau ikut?" tanya suamiku. Aku menggeleng perlahan.

Kali lain...

"Ada undangan event blogger di Jakarta, fee-nya lumayan lho, Ayah," ujarku setelah membuka gmail.
"Hmmm... Bunda mau datang?" sahut suamiku.
"Di Jakarta, malam, ya ngga bisa lah," aku menyimpulkan sendiri.
...

Tuesday, July 4, 2017

Icip-icip Oleh-oleh Kekinian Bogor Raincake


"Bawa apa ya buat ke kantor besok?" tanya suami tiba-tiba. Saat itu kami sedang dalam perjalanan pulang dari Leuwiliang selepas menghadiri acara silaturahim keluarga besar suami. Hari sudah sore, kami baru memasuki kota Bogor dari arah Ciampea menuju Jalan Baru. Badan lelah, anak-anak tertidur di kursi belakang. Rasanya malas kalau harus pergi ke tempat-tempat oleh-oleh yang jauh.

Adalah suatu kebiasaan, untuk membawa oleh-oleh khas daerah masing-masing saat kita kembali masuk kantor setelah liburan panjang Idul Fitri. Yang mudik ke Jawa, bawa makanan khas Jawa. Yang pulang kampung ke Sumatera, bawa makanan dari sana. Ini yang membuat suamiku bingung, mau bawa makanan khas Bogor apa untuk dibawa ke kantornya besok? 

Wednesday, June 21, 2017

Membayar PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) di Kantor Pos


Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ini terus terang adalah pajak yang paling sering terlewatkan pembayarannya oleh kami. Yah, suami kan bekerja, aku susah keluar rumah kalau ngga ada suami yang mengantar, terus kertas form PBB itu kecil jadi suka terselip dan terlupakan (maaffff hehe) dan masih ada mindset bahwa PBB ini hanya bisa dibayarkan di Bank BJB saja. Bank-bank itu kan Sabtu-Minggu tutup ya? Jadi walaupun form PBB sudah didapat di awal tahun dan tenggatnya lama sampai September, kami suka telat aja tuh bayarnya hhhh....

Friday, May 19, 2017

Atasi Anyang-anyangan, Bebas Beraktivitas dengan Prive uri-cran


Apakah teman-teman pernah merasakan rasa sakit buang air kecil? Sakit sekali ya! Aku pernah merasakannya dulu. Aku sampai merasa takut lho untuk buang air kecil. Aku takut merasakan perihnya! Sungguh dilema, karena aku tahu bahwa buang air kecil tidak boleh ditahan-tahan. Tetapi malah, hasrat untuk buang air kecil menjadi lebih sering terasa. Sungguh beberapa hari yang sangat menyiksa!

Itulah yang namanya infeksi saluran kemih. Dari mana aku tahu, ya berdasarkan pemeriksaan dokter.

Thursday, May 4, 2017

Tumis Jamur Kancing Saus Tiram


Aku suka semua jenis jamur. Jamur kancing, jamur merang, jamur tiram, jamur kuping, semua suka. Walaupun ada bau-bau khasnya, aku tetap suka.

Jamur tiram dan jamur kuping sih sering aku temui di tukang sayur, sampai bosan. Tetapi kemarin, Mamang Tukang Sayur bawa jamur kancing, dan aku langsung terpikat.

Friday, April 28, 2017

Mengintip Situ Ciburuy, Riwayatmu Kini


Situ Ciburuy Bandung (sumber: infobdg.com)

Long weekend di depan mata, lhoo... Saatnya liburan^^ Apakah teman-teman bosan dengan wisata pegunungan dan ingin mengunjungi tempat berbeda seperti danau? Situ Ciburuy yang terletak di kabupaten Bandung Barat, Padalarang, bisa menjadi pilihan tepat dan murah meriah untuk jalan-jalan.

Danau ini merupakan peninggalan Prabu Siliwangi, dan diwariskan kepada anaknya Prabu Kian Santang. Di zamannya, danau ini menjadi arena pertarungan para jawara di pulau Jawa. Namun yang tersisa saat ini situ Ciburuy menjadi salah satu destinasi wisata di area Bandung Barat.

Bagi teman-teman wisatawan dari Bandung dan Jakarta yang melewati jalan tol Cipularang, tinggal keluar dari gerbang tol Padalarang, lalu menuju ke lokasi sekitar 1 kilometer dari pintu tol.

Danau ini terbentuk dari dua buah sungai kecil, yang kemudian ujungnya bertemu di sebuah desa bernama Ciburuy. Tempat pertemuan dua sungai kecil ini, di tahun 1918 dibendung warga untuk pengairan sawah di desa. Ternyata bendungan ini tidak cukup untuk menahan banyaknya air, sehingga area ini tergenang seluas 15 hektar.

Itulah sedikit cerita sejarah terbentuknya Situ Ciburuy ini, yang lokasinya tak jauh dari jalan Raya Tagog Padalarang. Dahulu danau ini menjadi tempat hiburan yang ramai dikunjungi orang.

Dari berbagai dokumentasi yang ada, tempat ini menjadi tempat nongkrong dan hiburan bagi warga sekitar saat itu. Banyak yang sekadar menggunakan ‘getek’ atau perahu batang bambu mengelilingi danau.

Sebaliknya saat ini, seiring dengan banyaknya tempat hiburan, danau ini tidak seramai di masa lampau tentunya. Teman-teman bisa menikmati suasana santai sembari menyewa perahu berbayar atau sepeda air mulai Rp25 ribu hingga Rp50 ribu. Tujuannya adalah menuju pulau kecil di tengah danau dan makan siang di sana.

Jika tidak, teman-teman pun masih bisa menikmati sore yang tenang di warung lesehan yang banyak ditemukan di tepi danau, sambil minum kelapa muda dan sajian masakan khas Sunda.

Sambil bersantai, teman-teman bisa berfoto selfie di tepi danau. Barangkali kalian melihat satu dua orang sedang memancing ikan di tepi danau? Danau ini juga menyimpan mitos yang cukup layak diulik. Bila kalian mengunjungi danau ini, dan menyaksikan ketenangannya seolah tak terlintas mitos tersebut.

Kalian mungkin pernah mendengar tentang mitos keberadaan ikan raksasa, serta sulitnya memancing ikan di danau ini. Menurut mitos, konon ikan di Situ Ciburuy ini tidak mudah ditangkap, baik dipancing maupun dijala kecuali yang memancing adalah warga asli Desa Ciburuy, cukup unik bukan?

Mitos lain adalah sepasang kekasih sebaiknya jangan mengunjungi danau ini, terutama di hari Jumat dan Sabtu. Ini bila ingin hubungan mereka tetap langgeng. Lalu mitos lain adalah terkadang muncul pusaran air di tengah-tengah danau tersebut, namun kapan munculnya tidak ada yang tahu.

Nah, terlepas dari mitos-mitos tersebut, jangan ragu untuk mengunjungi danau ini bila ingin menikmati keindahan danau. Teman-teman juga bebas duduk-duduk di tepi danau, karena tidak dipungut biaya masuk.

Bila kalian tertarik untuk mengunjungi tempat ini, segera booking hotel murah di Bandung melalui Airy Rooms yang memiliki jaringan hotel terbesar di Indonesia. Fasilitas yang diberikan lengkap mulai kamar ber-AC, perlengkapan mandi, air panas, hingga air minum gratis.


Untuk sarana hiburan, teman-teman bisa menikmati TV layar datar serta WiFi gratis. Teman-teman juga bisa booking dengan mudah melalui website resmi Airy Rooms, aplikasi Android dan iOS.  Selamat berlibur dan berekreasi!