Tuesday, February 7, 2017

Ayo Bermain di Taman Kaulinan Bogor

Bogor terus membangun. Itulah yang kurasakan beberapa tahun belakangan ini. Yang tampak sangat kasat mata adalah jalur pedestrian yang semakin rapi, tampilan muka Terminal Barangsiang dan sekitaran Kebun Raya Bogor yang semakin cantik dan dibangunnya taman-taman kota di berbagai tempat.

Taman-taman itu penting untuk warga kota. Bukan hanya penghias semata, taman-taman kebanggan warga kota ini juga dapat berfungsi sebagai paru-paru kota dan ruang publik di mana warga kota bisa bertemu dan bersilaturrahim.

Di taman anak-anak juga dapat bermain bersama. Tetapi di Bogor, taman yang benar-benar memiliki fungsi sebagai tempat bermain anak, baru benar-benar resmi dibuka di hari Minggu tanggal 5 Februari 2017, yaitu Taman Kaulinan.

Wednesday, January 18, 2017

Bakmi Mewah Pangsit Keju - Sajian Mewah yang Sehat, Lezat dan Cepat di Rumah ala Restoran


Suamiku sangat suka mie, bakmi dan semua kreasinya. Semua jenis bakmi dan makanan berbahan dasar mie pasti disukainya.

Suamiku juga suka mencoba-coba rasa baru. Nah, begitu tahu ada iklan Bakmi Mewah di tivi, langsung dong ingin coba. Ternyata Bakmi Mewah mudah dijumpai di berbagai minimarket hingga toko-toko besar. Harganya pun terjangkau, masih di bawah Rp10.000,00.

Wah, dilihat dari kemasannya saja sudah berkesan mewah, kotak karton berlapis plastik tipis. Pastinya aman dan higienis nih. Lalu... lalu... yang paling penting apa ayoo? Yups, label halal dari MUI. Terpampang jelas di depan sebelah kiri bawah. Jadi tenang kan menyantapnya :)

Saturday, January 14, 2017

Oleh-oleh Khas Bogor yang Lembut nan Menggoda: Bika Bogor Talubi


Selalu ada yang baru dan enak dari kota Bogor. Inovasi yang menggoda dan menggugah selera. Kelembutannya membuatnya tidak akan mudah dilupakan, malah mungkin akan selalu dicari.

Aku bicara tentang Bika Bogor Talubi (Talas dan Ubi).

Bika Bogor? Bukannya bika itu penganan khas Ambon eh... Medan? Ahaha.. makanya main dong ke Bogor. Ada yang baru nih buat dijadikan oleh-oleh dari Kota Hujan.

Kalau bika Ambon berbahan utama tepung sagu dan tepung terigu, Bika Bogor Talubi berbahan dasar tepung talas dan tepung ubi. Rasanya semua sudah tahu dong kalau talas itu icon-nya kota Bogor banget. Seperti ubi, hasil olahan talas cukup banyak, mulai dari keripik, hingga kue dan keik.

Friday, December 30, 2016

Martabak YuMmy, Martabak Mini Rasa Maxi!

Martabak manis adalah kudapan yang penuh kenangan manis.

Dulu... saat aku masih kecil, Papa suka membeli martabak manis. Martabak bangka namanya. 
Belinya hanya di satu tempat, di belokan Jalan Mawar, Merdeka. Aku tak tahu nama penjualnya, namun saat aku diajak Papa untuk ikut beli martabak, pembelinya selalu ramai. Gerobaknya tidak pernah sepi. Saat kanak-kanak, martabak di Bogor yang kutahu ya martabak bangka itu saja. 

Martabak masa kecilku itu polos saja. Tanpa topping apapun.Walaupun polos, rasanya legitt sekali. Martabak manis, semanis kenangan menunggui martabak di pinggir jalan sebelum kemudian dibonceng pulang Papa di jok belakang vespa birunya.

Wednesday, December 7, 2016

Makanan Tradisional Khas Bogor - Toge Goreng Ibu Hj. Omah


Apa yang menjadikan sebuah kota berada di dalam hati, layak dikenang? Adanya keluarga di sana? Kekasih? Makanannya?

I must say, untukku, semua itu ada di Bogor. Bogor juga adalah kota kelahiranku. Siapa sih yang tidak akan cinta kota kelahirannya sendiri?

Keluargaku ada di Bogor, kekasih (yang sekarang jadi suami)ku pun di sana. Makanannya? Hmm... sudah menjadi kesepakatan umum bahwa Bogor sejak dulu telah terkenal dengan beberapa makanan khasnya. Siapa tak kenal (dan tak sayang) Asinan Gedong Dalam? Roti Unyil? Siap-siap saja untuk bersabar jika Anda hendak membeli keduanya, apalagi di saat weekend. Antriannya mengular!

Tapi yang akan aku bahas sekarang adalah makanan tradisional Bogor lain yang khas dan melegenda pula.

Thursday, November 17, 2016

Siapa yang Paling Disayang oleh Ayah dan Bunda?




“Yah, siapa yang paling Ayah sayang sekarang? Aa, Kaka atau Ade Bayi?” Anak pertamaku bertanya pada ayahnya.

Aku yang sedang terkantuk-kantuk menyusui Ade Bayi, tersentak. Ade Bayi menggeliat sedikit. Aku tepuk-tepuk pelan dan dia memejamkan mata, menyusu lagi.

Malam itu, suamiku sedang bersama dua anakku di kamar mereka.  Aa si sulung berusia 9 tahun dan adiknya Kaka berusia 7 tahun, sedang main balap mobil-mobilan dan suamiku menjadi jurinya. Aku sedang berada di ruang tengah, namun bisa mendengar dengan jelas gelak tawa dan obrolan mereka. Tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba saja Aa bertanya seperti itu. Aku bisa membayangkan suamiku juga sama terkejutnya seperti aku. Aku dengar dia berdehem, dan kupasang telingaku.

Monday, October 31, 2016

Hi New Parents, Sudahkah Anda Membuat Akta Kelahiran untuk sang Buah Hati?


Alkisah, lahirlah Defai, seorang bayi cantik dan sehat di suatu hari di pertengahan tahun 2016. Sebagai orangtua yang bertanggung jawab, suamiku dan aku harus memenuhi salah satu hak anak kami yaitu membuatkan Akta Kelahiran. Saat itu, kami pikir kalau akta itu bisa dibuatkan oleh pihak rumah sakit, seperti di saat kelahiran anak pertama dan kedua kami. Kami tinggal submit berkas-berkas, isi formulir yang perlu diisi dan membayar biaya pembuatan akta. Ternyata eh ternyata.. bayiku sudah tidak bisa lagi menikmati fasilitas ini.

Btw, apa sih pentingnya selembar kertas Akta Kelahiran? Well, selembar kertas ini, adalah dokumen resmi negara yang menyatakan sah tidaknya hubungan perdata seorang anak, lho. Jadi, sang anak akan mengetahui siapa orangtua sahnya berdasarkan hukum negara, dari Akta Kelahirannya. Sang anak juga kemudian menjadi berhak untuk mendapatkan hak-haknya dari orangtuanya, dan dari negara. Yang pasti sih, Akta Kelahiran itu diperlukan saat mengurus pendaftaran sekolah, melamar beberapa jenis pekerjaan, menikah, dan mengurus surat-surat penting lain.