Friday, March 24, 2017

Food Recycling: Cireng Nasi Basah


Hai Emak-emak sekalian di luar sana, pernah mendapati nasi yang Emak masak jadi basah? Nasi basah ini awalnya nasi yang normal, namun setelah beberapa jam di rice cooker, jadi berair padahal seharusnya nasi masih baik-baik saja. Sebal ngga sih kalau sudah begini? Aku sih iya... soalnya suami dan anak-anak jadi ngga mau makan nasi itu, dan kepikiran mubazir dong jadinyaaa...

Sebenarnya, nasi itu belum basi. Belum ada baunya. Rasanya masih tetap sama, tawar saja. Tetapi tekstur nasi basah memang sudah berbeda dengan nasi normal. Bahkan jika ditambahkan kuah sayur panas pun, tanpa diberitahu bahwa itu adalah nasi basah, suami dan anak-anak tetap akan menyadari dan akhirnya bertanya, "Bun, nasinya kenapa sih?" *ketauan emaknya pernah ga bilang-bilang maksain ngasi nasi basah, hihihi...



Dari beberapa perburuan informasi di jagat internet dan wawancara dengan Mama saya (yang saya anggap kredibel untuk masalah masak-memasak), nasi basah bisa jadi disebabkan oleh beberapa hal:
1. Pencucian beras yang tidak baik alias beras kurang bersih saat akan dimasak
2. Wadah tanak tidak bersih, mungkin masih ada sisa-sisa dari masak nasi sebelumnya yang tertinggal dan jadi kotor
3. Rice cooker tidak mematangkan nasi dengan sempurna, tetapi tombolnya sudah beralih ke posisi warming.
4. Wadah penampung air atau saluran pembuangan uap air di rice cooker jarang dibersihkan sehingga uap air tidak terbuang sempurna atau ada kotoran yang malah jatuh kembali ke nasi.

Anyway, belum ada penelitian khusus aku temukan tentang nasi basah ini, jadi poin-poin di atas benar-benar hanya asumsi belaka heheheh... but they are worth noted :)

Nah, demi nama baik emak-emak yang irit, hemat, dan lebih tepatnya anti mubazir; sekecil apa pun celah yang mungkin ada untuk menyelamatkan makanan akan dilakukan demi lingkungan hidup dan lingkungan dompet. Berbagai eksperimen akan dilakukan untuk menyulap nasi basah menjadi edible lagi *mudah-mudahan ini tidak terbaca sebagai poin kalo aku tuh sering gagal bikin nasi...hiks

Aku pernah bikin nasi goreng dari nasi basah. Nasi goreng ini usaha pertama banget deh kalo ada masalah dengan nasi. Tetapi hasilnya, nasinya ngadableg kalo kata orang Sunda mah. Nasi goreng basah, susah diaduk dan bumbunya susah tercampur. Rasa sih bisalah dibuat wajar setelah mengerahkan energi lebih untuk mengaduk. Cuma karena penampakannya kurang etis *halah, suami dan anak-anak tetap menggelengkan kepala saat Bundanya terus membujuk untuk makan aja... heuuu

*mungkin bisa dibuat nasi tim kali yaa... baru kepikiran nih. Mungkin bisa untuk next project kalau kejadian nasi basah lagi. Andai aku punya kukusan...

Aku juga pernah bikin bubur ayam dari nasi basah! Iya dong, kan ada peribahasa "nasi sudah menjadi bubur". Beranjak dari sana, aku berpikir kalau sebelum jadi bubur, nasi pasti mengalami proses 'berair' dulu. Bubur adalah nasi yang sangat berair! Jadi aku tambahkan lebih banyak air ke nasi basah, potongan ayam untuk memberi rasa, dan bahan-bahan lain. Jadilah bubur ayam. Soal rasa, okelah. Tetapi ya itu tadi, teksturnya juga berbeda dengan bubur dari beras yang memang diniatkan sejak awal untuk jadi bubur. Jadi Bunda lagi saja yang menghabiskan bubur jadi-jadian ini :')

Akhirnya forum dibuka dan aku lempar pertanyaan ini ke grup WA teman kuliah. 

"Apa yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan nasi basah?"

Jawabannya bermacam-macam. Mulai dari call 911, bikin nasi goreng, panggil ambulans, bikin bubur sampai (NAH!) dibikin pempek.

I found the idea of making pempek from nasi basah was very interesting. I love pempek!

Teman aku Hindun yang pertama melemparkan ide ini. Dia memang kreatif. Bumbunya juga simpel saja, bumbu yang pasti ada di dapur dan justru ini yang aku suka. Ngga pakai ikan tenggiri, hihihi. Aku kasih judul, Pempek Darurat.

Gampang banget buatnya! Yang paling menyenangkan adalah anak-anak suka dan mau makan, yeay! Tetapi yang paling pertama meluncur dari mulut mereka adalah, "Cireng Bunda enak!" hahaha... 
Pempek di tangan orang lain, jadi cireng di tangan aku... hmmm... :') Ganti judul dong wkwkwk...
Ya sudahlah. Anak-anak suka, itu yang paling penting kan? *menghibur diri

Are you curious about the recipe? No? Well, I'll give it to you anyway...

CIRENG NASI BASAH

Bahan-bahan:

- Nasi basah
- Sagu Tani
- Daun bawang diiris tipis
- Merica bubuk
- Bawang putih bubuk
- Garam secukupnya
- Keju parut


Cara membuat:
- Aduk rata semua bahan hingga adonan bisa dibentuk


Aduk rata semua bahan
- Periksa dan sesuaikan rasa dengan selera
- Bentuk sesuai selera, gulingkan di sagu agar tidak menempel


Bentuk sesuai selera
- Goreng dalam minyak panas dan banyak
- Angkat, tiriskan
- Hidangkan selagi hangat

Looks yummy, yes? Yes laaahh :)
Beberapa tips untuk resep ini:
- Sesuaikan banyaknya sagu dengan banyaknya nasi basah dan tingkat kebasahan nasi tersebut. Tambahkan saja terus sagu hingga adonan bisa dibentuk. Soal rasa, kan nanti diicip-icip sebelum digoreng.
- Bisa ditambahkan bahan isian seperti tumis oncom, tumis ayam atau telur... pastinya jadi lebih enak deh.
- Hidangkan dengan saos sambal atau cabai rawit, untuk yang suka pedas.

Karena anak-anak sudah menyatakan bahwa ini cireng, aku ngga jadi deh bikin cukonya hehe... Well, at least sekarang aku sudah tahu apa yang harus kubuat jika mendapati nasi basah lagi, tetapi mudah-mudahan ngga deh ahh... :)

Kalau Emak-emak yang lain, suka mendaur ulang makanan-kah? Berbagi resep yuk! ^^ 

10 comments:

  1. Kayaknya enakkkkk.....pasti enak. Boleh untuk praktek dirumah mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. InsyaaAllah enak Mak, kan anak saya udah bilang enak qiqiqiq

      Delete
  2. kreatif bgd sih mak, aku coba ahhh klau ada nasi basah or sisa, : )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku dapat idenya sih dari temen aku juga Mak, hehe. Ayo dicoba yuk!

      Delete
  3. kok kyknya enak ya, jadi pengen nyoba, hihi

    ReplyDelete
  4. kreatif mba 😍 aku uda lama ga bwt cireng hahaha jd kepengen

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mba, Cireng emang enak, ya. Salah satu camilan kesukaan nih.

      Delete
  5. sama mbak, saya juga sering memanfaatkan nasi sisa buat makanan, mirip gitu sih, tapi sini namanya bukan ciring, enak kenyal kenyol..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, aku suka sayang banget ngeliat makanan sisa yang sebenernya masih bisa dimakan, suka gemes :) Wah apa nama cirengnya di sana Mba?

      Delete